Sri Bintang Pamungkas [suara.com/Dian Rosmala]
Pengacara Sri Bintang Pamungkas mengonfirmasi penggeledahan yang dilakukan polisi rumah milik Bintang -- tersangka dugaan makar -- di Cibubur, Jakarta Timur.
"Betul hari ini telah terjadi penggeledahan di rumah Sri Bintang Pamungkas," kata Dahlia Zein.
Tak hanya di rumah Sri Bintang, Dahlia mengatakan penyidik Polda Metro Jaya juga menggeledah lokasi lain di Guntur, Setia Budi, Jakarta Selatan.
"Di Guntur adalah Posko. Saya tadi hanya dikasih gambaran kalau di Guntur terjadi penggeledahan juga," kata dia.
Menurut informasi, tempat yang digeledah adalah Pusat Dokumentasi Politik Guntur 49.
Dahlia belum mengetahui apa saja barang yang disita polisi dari tempat tersebut.
Sebelumnya Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan alasan penyidik menggeledah kediaman Bintang untuk mencari barang bukti tambahan terkait kasus yang menjerat Bintang.
"Penyidik cari alat bukti lain yang berhubungan yang apa yang dibutuhkan," kata Argo.
Argo menambahkan tambahan alat bukti tersebut akan dapat memudahkan pembuktian di persidangan.
"(Barang bukti) semakin banyak semakin bagus. Memudahkan pembuktian di pengadilan," katanya.
"Betul hari ini telah terjadi penggeledahan di rumah Sri Bintang Pamungkas," kata Dahlia Zein.
Tak hanya di rumah Sri Bintang, Dahlia mengatakan penyidik Polda Metro Jaya juga menggeledah lokasi lain di Guntur, Setia Budi, Jakarta Selatan.
"Di Guntur adalah Posko. Saya tadi hanya dikasih gambaran kalau di Guntur terjadi penggeledahan juga," kata dia.
Menurut informasi, tempat yang digeledah adalah Pusat Dokumentasi Politik Guntur 49.
Dahlia belum mengetahui apa saja barang yang disita polisi dari tempat tersebut.
Sebelumnya Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan alasan penyidik menggeledah kediaman Bintang untuk mencari barang bukti tambahan terkait kasus yang menjerat Bintang.
"Penyidik cari alat bukti lain yang berhubungan yang apa yang dibutuhkan," kata Argo.
Argo menambahkan tambahan alat bukti tersebut akan dapat memudahkan pembuktian di persidangan.
"(Barang bukti) semakin banyak semakin bagus. Memudahkan pembuktian di pengadilan," katanya.
Komentar
Berita Terkait
-
Polemik Pasal Penghinaan Presiden KUHP, Jokowi Saja Pertanyakan Urgensinya
-
Peringatan Hari Migran Internasional, Partai Buruh Singgung Pasal Penghinaan Presiden Dalam UU KUHP
-
Bukan Buat Lindungi Jokowi? Mahfud MD Ungkap Siapa yang Untung Lewat KUHP Pasal Penghinaan Presiden
-
'Gundulmu!' Kaesang Ngegas saat Memenya Tentang Jokowi Diadukan Warganet
-
Usulan ICJR ke DPR: Ancaman Penjara Pasal Penghinaan Presiden di RKUHP Diganti Kerja Sosial
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Ivar Jenner Gabung Dewa United! Sudah Terbang ke Indonesia
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
Terkini
-
Kemenag Pastikan Tunjangan Guru Lulusan PPG 2025 Cair Maret 2026 Jelang Lebaran
-
Bukan Sekadar Rusak! Misteri Galian Kabel Jadi Biang Kerok Jalan Margasatwa Raya Bolong Terus
-
Feri Amsari Curiga Banyak Kasus Korupsi Dimunculkan oleh Kekuasaan
-
Program Makan Bergizi Gratis Tuai Pujian UNICEF: Jangkau 60 Juta Orang, Sasar Masa Depan Papua
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Sepihak, Pasien Gagal Ginjal Terkendala Cuci Darah: Ini Alasannya
-
Pakar Beberkan Alasan KPK Kehilangan Masa Keemasannya
-
Alarm Nasional! Siswa SMP Bom Molotov Sekolah, Komisi X Panggil Mendikdasmen Bahas Radikalisme
-
Amanah Bangsa Palestina di Balik Prabowo Boyong Indonesia ke BoP, Mengapa?
-
Kuasa Hukum Bupati Jember Beberkan Hak Finansial Wabup Capai Hampir Setengah Miliar
-
Pelaku Usaha Butuh Kepastian Regulasi, Para Pakar Ini Soroti Profesionalisme Penegakan Hukum