Suara.com - Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mochamad Iriawan menjelaskan alasan adanya rencana lokasi sidang lanjutan kasus dugaan penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk dipindahkan.
Dia menilai gedung lama Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jalan Gajah Mada yang digunakan untuk melaksanakan sidang kasus Ahok dianggap kurang aman. Maka, pihaknya telah merekomendasikan kepada Ketua Mahkamah Agung Hatta Ali untuk memindahkan lokasi sidang Ahok ke wilayah Jakarta Selatan.
"Kita mengajukan surat pihak kepolisian ke pengadilan Utara dengan alasan situasi keamanan yang cukup merepotkan di Gajah Mada sehingga kita memberikan alternatif di wilayah selatan (Jakarta Selatan)," kata Iriawan di kantor Dirjen Bea Cukai, Jakarta Timur, Jumat (23/12/2016).
Kata dia, ada dua lokasi yang direkomendasikan kepolisian, yakni di auditorium Kementerian Pertanian, Jalan Harsono RM, Ragunan, Jakarta Selatan. Sedangkan lokasi kedua di Jalan Raya Ragunan, Jatipadang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
"Wilayah selatan ada dua satu di auditorium Kementerian Pertanian. Satu lagi di depan SMA 28 jalan Jatipadang," kata dia.
Lebih lanjut, kata dia, saat ini pihaknya masih menunggu keputusan MA untuk memilih dua lokasi tersebut.
"Kita menunggu surat penetapan dari MA, setelah itu (keputusan) keluar kita akan pindahkan sidang itu ke sana (Jakarta Selatan)," kata dia.
Rencananya sidang kasus Ahok akan dilanjutkan, Selasa (27/12/2016) mendatang dengan agenda pembacaan putusan sela majelis hakim. Sebelumnya, jaksa penuntut umum telah membacakan tanggapan atas eksepsi atau nota keberatan Ahok yang dibacakan saat sidang perdana.
Ahok didakwa telah melanggar Pasal 156 huruf a KUHP atau Pasal 156 KUHP lantaran dianggap telah melakukan tindak pidana penodaan agama terkait surat Al Maidah ayat 51.
Baca Juga: Alasan Ahok Banyak Potong Anggaran Festival
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Iran Tembak Rudal Balistik ke Diego Garcia, Pangkalan Pesawat Pengebom Amerika di Samudra Hindia
-
Tahun Ini Kemnaker Perluas Akses Pelatihan Vokasi dan Hapus Batasan Tahun Kelulusan
-
Kisah Haru Driver Ojol dan Tunanetra yang Akhirnya Bisa Masuk Istana di Momen Lebaran Presiden
-
Mata Membesar dan Senyum Hilang PM Jepang Saat Donald Trump Ngoceh Soal Pearl Harbor
-
Terbongkar! Isi Obrolan 2 Jam Prabowo dan Megawati di Istana, Singgung Geopolitik Global?
-
Puan Maharani Beri Sinyal Pertemuan Susulan Megawati-Prabowo: Insyaallah Secepatnya!
-
Kelakuan Turis AS Keluyuran saat Nyepi di Bali, Pura-pura Bisu saat Ditanya
-
Didampingi Didit, Prabowo Akhirnya Temui dan Salami Warga Yang Hadir di Acara Open House Istana
-
SBY dan Jokowi Dijadwalkan Silaturahmi Lebaran ke Istana Temui Prabowo Sore Ini, Bagaimana Megawati?
-
Jelang Kick Off Piala Dunia 2026, Meksiko Kembali Membara: Polisi Tangkap Bos Kartel Sinaloa