Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) [suara.com/Agung Sandy Lesmana]
Di tengah perayaaan Natal, sebagian jemaat Gereja Kristus Yesus, Pluit, Jakarta Utara, mendoakan calon gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang sekarang sedang terkena perkara dugaan penodaan agama. Ahok akan menjalani sidang ketiga pada Selasa (27/12/2016).
"Kami dari jemaat-jemaat dukung dalam doa. Karena kita berharap memang semuanya itu keputusan dari Yang Maha Kuasa untuk memberikan jalan kepada kami-kami terutama ke Pak Ahok," kata kepala keamanan Gereja Kristus Yesus, Edieyanto, usai misa Natal, Minggu (25/12/2016).
Edieyanto menambahkan doa tersebut disampaikan secara spontan atau tanpa direncanakan sebelumnya.
"Kalau tadi tidak (doa khusus). (Tapi doakan) supaya dikasih jalan yang tepat lah. Kalau memang ada kesalahan-kesalahan dia mungkin nanti kita bisa lihat sampai di mana," katanya
Edieyanto mengaku sudah lama mengenal Ahok. Dia kenal Ahok sejak menjabat sebagai ketua majelis Gereja Kristus Yesus sekitar tahun 1990.
"Iya (Ahok) jemaat sini. Dan beliau dulu juga ketua majelis kami juga. saya lupa dari tahun 90-an lah," kata Edie.
Edieyanto yakin Ahok tidak bersalah dalam kasus dugaan penodaan agama.
"Kalau kami yakin ya beliau tidak bersalah. Kalau beliau beliau melakukan penistaan agama, mohon maaf. Tidak usah jauh-jauh kalau mau dari dulu-dulu aja (jadi tersangka)," kata Edieyanto.
Edieyanto mengatakan selama ini Ahok banyak berkontribusi dalam pembangunan tempat ibada bagi umat Islam. Itu sebabnya, dia tidak percaya Ahok punya niat menghina Islam seperti yang dituduhkan.
"Bahkan kalau kita lihat track recordnya dia banyak bantu bangun mesjid-mesjid, mushola memperbaiki atau bagaimana. Kalau memang ada dari hati kecilnya niat, mungkin dia juga nggak mungkin mau (menodai agama lain)," kata dia.
Edieyanto percaya majelis hakim akan memutus perkara tersebut dengan adil.
"Kita serahkan kepada pihak berwenang (majelis hakim) di pengadilan," katanya.
Komentar
Berita Terkait
-
Pancasakti Run 2026 Diikuti 5.000 Peserta, Ditargetkan Jadi 8.000 pada 2027
-
Viral Dinilai Hina Gereja di Inggris, Dokter Kecantikan Anggi Aprilyani Dilaporkan ke Polda Metro
-
Tanggapi Isu Penistaan Agama yang Serang JK, Sudirman Said: Saksi Hidup Beliau Terlalu Banyak
-
Viral Lafaz Allah di Tokong, Polisi Tangkap Pemilik Toko Bangunan
-
Soroti Laporan Terhadap JK, KAHMI Khawatir Sudah Jadi 'Mainan Politik'
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Jaga Sumber Air dari Hulu hingga ke Hilir, AMDATARA Tanam 250 Mangrove di Pesisir Jateng
-
134 Karya Siswa Sekolah Rakyat Semarakkan Lomba Fotografi Awan Cerah 2026 di TIM
-
Jaksa Agung Rotasi Besar-besaran, Posisi Dirdik Jampidsus Hingga 8 Kajati Resmi Berganti
-
Review Jujur Drunken Molen: Humor Absurd yang Diam-Diam Menertawakan Hidup
-
Bos Whip Pink Ayah dan Anak Jadi Tersangka, Bareskrim Bongkar Bisnis Gas Tertawa Ilegal
-
Apakah Serum Viva Gold Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Kenali Kandungan dan Manfaatnya
-
Wamensos Tekankan Pentingnya Pengelolaan Sarpras Sekolah Rakyat
-
Atap Stadion Pakansari Usai Diperbaiki, Kabupaten Bogor Siap Sambut Piala AFF 2026
-
Penampakan Desain Flyover Simpang Panam, Sarat Ornamen Khas Melayu
-
Berkas Perkara Taufik Hidayat Resmi Masuk Kejati Jabar