Suara.com - Dunia Hari Ini kembali dengan laporan dunia selama 24 jam terakhir, terkait perang antara Iran dan AS-Israel.
Kami memulai laporan ini dengan perkembangan dari Indonesia.
Pembicaraan BoP ditunda
Menteri Luar Negeri Indonesia Sugiono mengatakan pembicaraan mengenai "Dewan Perdamaian" atau Board of Peace Gaza yang dibentuk oleh Presiden AS Donald Trump ditangguhkan karena perang di Timur Tengah.
Perang udara AS dan Israel terhadap Iran telah menewaskan puluhan warga sipil, mengacaukan transportasi udara global, dan menyebabkan harga minyak melonjak setelah penutupan Selat Hormuz.
"
"Ini semua pembicaraan BoP on hold, semua perhatian shifted ke situasi di Iran," kata Sugiono.
"
"Kalau misalnya BoP kami juga tetap sama temen-teman kami konsultasi dan konsultasi dengan rekan-rekan kami di Teluk, karena mereka mengalami juga diserang, karena mereka juga anggota BoP juga."
Partisipasi Indonesia dalam dewan tersebut menuai kritik dari para ahli dan kelompok Muslim yang mengatakan hal itu mengkompromikan dukungan jangka panjang Indonesia terhadap perjuangan Palestina.
Puluhan jasad pelaut Iran ditemukan
Militer AS menyerang kapal perang Iran di dekat Sri Lanka, tempat polisi telah menemukan jasad 87 pelaut sejauh ini.
Hal ini terjadi ketika Donald Trump mengatakan AS sedang membuat "kemajuan luar biasa" melawan Iran.
Türkiye mengatakan pertahanan udara NATO telah menghancurkan rudal balistik yang ditembakkan Iran ke wilayah udaranya.
Ini adalah pertama kalinya anggota aliansi tersebut terlibat dalam konflik yang meluas.
Pemilu Nepal berlangsung hari ini
Nepal akan menggelar pemilihan umum hari ini (05/03) yang pertama setelah protes yang dipimpin kaum muda pada September lalu yang menuntut diakhirinya korupsi.
Nepal sudah 32 kali mengganti pemerintahannya sejak tahun 1990, yang membuat perekonomiannya yang sebagian besar berbasis pertanian terhambat, dan memaksa jutaan orang mencari pekerjaan di luar negeri.
Berita Terkait
-
Perancis dan Spanyol 'Lawan AS', Tidak Takut Ancaman Embargo Dagang Trump
-
Dampak Perang Iran-AS-Israel: Bagaimana Nasib Ekonomi-Politik Indonesia?
-
Bocoran Media Inggris, Ini Tim yang Akan Gantikan Iran di Piala Dunia 2026
-
Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
-
Jalur Minyak Dunia Terancam! Begini Upaya RI Bebaskan 2 Kapal Pertamina Terjebak di Selat Hormuz
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Dampak Perang Iran-AS-Israel: Bagaimana Nasib Ekonomi-Politik Indonesia?
-
Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
-
38 Ribu Jemaah Umrah Tertahan Akibat Konflik Timur Tengah, Rano Karno: Jalur Transit Berhenti Total
-
Jalur Minyak Dunia Terancam! Begini Upaya RI Bebaskan 2 Kapal Pertamina Terjebak di Selat Hormuz
-
Tensi Timur Tengah Memanas, Menlu Sugiono Telepon Menlu UEA hingga Prabowo Siap Mediasi ke Teheran
-
Drone Serang Militer Inggris Bukan dari Iran, Diduga Berasal dari Dekat Lebanon
-
Eks Kader PDIP Nina Agustina Resmi Gabung PSI, Perkuat Basis di Jawa Barat
-
Korban Jeffrey Epstein Dapat Ganti Rugi Rp550 Miliar
-
Cegah Perang Meluas, Macron Desak Netanyahu Batalkan Serangan Darat ke Lebanon
-
Warga Bisa Cek dan Perbaiki Data Bantuan Sosial Sendiri? Ini Cara Ampuh Lewat Aplikasi Cek Bansos!