- Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta mendesak Pemprov memastikan hunian layak bagi warga terdampak normalisasi sungai.
- Dinas Perumahan diminta mengkaji ketersediaan lahan dan memanfaatkan aset pemda bagi Rusun baru.
- Penentuan lokasi Rusun harus strategis mendukung mobilitas ekonomi warga yang akan direlokasi.
Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta didesak untuk memberikan kepastian hunian bagi warga yang terdampak program normalisasi sungai yang tengah gencar dilaksanakan.
Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, menilai ketersediaan hunian layak di Jakarta saat ini masih sangat kurang untuk menampung kebutuhan masyarakat.
Kekhawatiran tersebut disampaikan dalam rapat kerja bersama Dinas Perumahan untuk memastikan nasib warga yang nantinya harus direlokasi dari bantaran kali.
Yuke mengingatkan agar perencanaan pembangunan Rumah Susun (Rusun) baru dilakukan dengan perhitungan yang presisi agar tidak memicu gesekan sosial.
Dinas Perumahan diminta untuk segera mengkaji secara komprehensif terkait ketersediaan lahan maupun pemanfaatan aset pemerintah daerah yang masih menganggur.
"Kami ingin memastikan bahwa tolong direncanakan betul dan harus dipersiapkan. Apalagi yang terkait dengan normalisasi-normalisasi sungai ataupun kali yang tengah digalakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, itu juga mereka kalau relokasi harus pindah ke mana. Itu juga harus dipertimbangkan, dihitung betul," kata Yuke, Rabu (4/3/2026).
Ia juga menekankan bahwa penentuan lokasi rusun baru harus strategis dan disesuaikan dengan kebutuhan mobilitas warga terdampak agar kehidupan ekonomi mereka tidak lumpuh.
Setiap masukan dari anggota dewan diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi Dinas Perumahan dalam menyusun langkah-langkah mitigasi hunian di ibu kota.
Politisi PDI Perjuangan (PDIP) ini tidak ingin ada warga yang terkatung-katung status tempat tinggalnya ketika proyek infrastruktur pengendali banjir tersebut mulai berjalan di wilayah mereka.
Baca Juga: Orang Kaya RI Pilih Pindah ke Tangerang, Ini Buktinya.
"Kalau memang ternyata di lokasi-lokasi tertentu itu harus disiapkan rusun baru, apakah ada lahannya ataukah tidak. Nah, itu banyak masukan dari teman-teman untuk Dinas Perumahan betul-betul memperhatikan ataupun mengkaji dan menghitung betul terkait hal ini," tambahnya lagi.
Program normalisasi sungai dianggap mustahil berjalan mulus tanpa adanya solusi konkret mengenai penyediaan rumah susun yang manusiawi bagi masyarakat kecil.
Yuke juga berharap Dinas Perumahan dapat menunjukkan transparansi data terkait kapasitas rusun yang ada saat ini sebelum memulai pemindahan penduduk secara massal.
Optimalisasi aset-aset daerah yang terbengkalai pun menjadi saran utama dari legislatif untuk menekan biaya pengadaan lahan hunian yang kian melambung tinggi.
Kesiapan Pemprov DKI Jakarta dalam menyinergikan normalisasi sungai dan ketersediaan hunian menjadi kunci keberhasilan penataan kota di masa depan.
Berita Terkait
-
Mau Beli Rumah? Ini Alasan Kenapa Lewat Agen Properti Bisa Jadi Keputusan Paling Aman
-
Tren Hunian Pet Friendly di Jakarta: Apa yang Harus Diperhatikan?
-
Rumah Tak Lagi Sekadar Tempat Tinggal: Tren Hunian Pintar Jawab Gaya Hidup Modern
-
Orang Kaya RI Pilih Pindah ke Tangerang, Ini Buktinya.
-
SIG Pasok 36 Ribu Bata Interlock Untuk Percepat Huntap Sumbar
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama
-
Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi
-
Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil
-
Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi
-
Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan
-
Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?
-
Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi
-
PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan
-
11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!
-
Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun