Suara.com - Pemerintah Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan menyalurkan tiga unit generator set (genset) pada tiga pulau berbeda yang selama ini tidak pernah merasakan penerangan melalui sumber tenaga listrik.
"Kita baru mendistribusikan tiga unit genset untuk tiga pulau berbeda dan ini sesuai dengan instruksi pak wali kota," ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pemkot Makassar, Muh. Ansar seperti dikutip dari Antara, Senin (26/12/2016).
Adapun tiga pulau yang menerima bantuan genset, yakni Pulau Lae-lae, Pulau Barrang Lompo dan Pulau Barrang Caddi.
Ansar menjelaskan, bantuan genset kepada warga di kepulauan ini adalah bagian dari janji Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto yang akan menerangi pulau dengan pencahayaan listrik.
Ada 11 pulau dalam wilayah Kota Makassar akan diterangi secara bertahap dengan energi listrik dan dimulai tahun ini.
"Bertahap dulu pendistribusiannya. Tahun ini tiga dulu dan selanjutnya tahun depan lagi kita distribusikan untuk pulau-pulau sisanya," katanya.
Ansar melanjutkan, penggunaan genset ini segera diresmikan wali kota Makassar pada tanggal 28 Desember 2016 sekaligus melantik pejabat di pulau tersebut.
Sebelumnya wali kota Makassar yang biasa dikenal dengan nama, Danny Pomanto pernah menjanjikan warga pulau untuk bisa menikmati listrik 24 jam penuh.
Kehadiran genset dengan daya 250 KVA di tengah-tengah warga pulau ini sangat diharapkan karena aliran listrik 24 jam merupakan impian mereka sejak lama.
Baca Juga: Usai Penangkapan Teroris, Kegiatan Nelayan Jatiluhur Mulai Normal
"Alhamdulillah, terima kasih pak wali, inilah impian kami. Selama ini kami hanya mendapatkan aliran listrik pada malam hari saja, tapi dengan kehadiran tambahan genset kami dapat menikmati listrik 24 jam," ujar tokoh masyarakat Pulau Barrang Lompo, Abdul Rasyid Dg Tata.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!