Pemimpin Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab saat tiba di kantor Badan Reserse Kriminal Polri di Gambir, Jakarta, Rabu (23/11). [suara.com/Oke Atmaja]
Laporan Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia dan Student Peace Institute terkait perkara penodaan agama yang diduga dilakukan pimpinan Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab ke Polda Metro Jaya ditindaklanjuti polisi.
"Kita akan melakukan penyelidikan, tentu lidiknya seperti gimana, bagaimana lidiknya, baru ada kelar perkara," kata Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mochamad Iriawan di Polda Metro Jaya, Kamis (29/12/2016).
Jika dalam gelar perkara ditemukan unsur pidana, kata dia, tentu status kasus tersebut ditingkatkan ke tahap penyidikan.
"Di Indonesia ini nggak ada yang kebal hukum ya," kata dia.
Iriawan membantah isu yang menyebutkan penyidik tidak berani memproses Rizieq. Dia mengatakan penyidik akan memanggil Rizieq jika keterangannya dibutuhkan.
"Siapa yang nggak berani panggil Rizieq? Jangan mancing-mancinglah," kata dia.
Untuk saat ini, Kapolda belum dapat bicara lebih jauh mengenai apakah gelar perkara kasus tersebut nanti dilakukan secara terbuka atau tertutup.
"Kita lihat perkembanganya hasil penyelidikannya," kata Iriawan.
Rizieq Shihab dilaporkan ke Polda Metro Jaya menyusul video ceramahnya yang beredar luas di media sosial.
"Kita akan melakukan penyelidikan, tentu lidiknya seperti gimana, bagaimana lidiknya, baru ada kelar perkara," kata Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mochamad Iriawan di Polda Metro Jaya, Kamis (29/12/2016).
Jika dalam gelar perkara ditemukan unsur pidana, kata dia, tentu status kasus tersebut ditingkatkan ke tahap penyidikan.
"Di Indonesia ini nggak ada yang kebal hukum ya," kata dia.
Iriawan membantah isu yang menyebutkan penyidik tidak berani memproses Rizieq. Dia mengatakan penyidik akan memanggil Rizieq jika keterangannya dibutuhkan.
"Siapa yang nggak berani panggil Rizieq? Jangan mancing-mancinglah," kata dia.
Untuk saat ini, Kapolda belum dapat bicara lebih jauh mengenai apakah gelar perkara kasus tersebut nanti dilakukan secara terbuka atau tertutup.
"Kita lihat perkembanganya hasil penyelidikannya," kata Iriawan.
Rizieq Shihab dilaporkan ke Polda Metro Jaya menyusul video ceramahnya yang beredar luas di media sosial.
Sekretaris Jenderal DPD FPI Jakarta Novel Chaidir Hasan Bamukmin menegaskan Rizieq tidak pernah menghina agama lain.
"Jadi kalau kita melihat sangat tidak mungkin seorang Habib Rizieq itu menistakan agama," kata Novel, Senin (26/12/2016).
Novel mengatakan Rizieq dan tokoh lintas agama selama ini selalu berdialog. Rizieq dan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI yang menggagas aksi 4 November dan 2 Desember juga tidak pernah menyinggung agama dan etnis.
"Karena Habib Rizieq sendiri selalu menghimpun, selalu berdialog dan berkoordinasi dengan tokoh lintas agama," kata dia.
Novel kemudian menyinggung Habib Rizieq yang pekan lalu dinobatkan menjadi Man of the Year 2016 oleh Organisasi Muslim Tionghoa Indonesia dan Komunitas Tionghoa Anti Korupsi. Sebab, Rizieq dianggap sebagai tokoh yang bisa merangkul semua kalangan.
"Dan Habib Rizieq itu kemarin baru mendapatkan gelar Man of the Year itu dari kalangan Tionghoa itu sendiri," kata dia.
Komentar
Berita Terkait
-
Tanggapi Isu Penistaan Agama yang Serang JK, Sudirman Said: Saksi Hidup Beliau Terlalu Banyak
-
Bantah Jadi Pembisik Prabowo Soal Yaman, Dudung Beri Pesan Menohok ke Habib Rizieq: Jaga Mulut
-
Viral Lafaz Allah di Tokong, Polisi Tangkap Pemilik Toko Bangunan
-
Soroti Laporan Terhadap JK, KAHMI Khawatir Sudah Jadi 'Mainan Politik'
-
Pemuda Katolik Soroti Klarifikasi JK, Dinilai Perlu Lebih Efektif dan Tak Perlu Berulang
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Bukan Kurang Bagus, Cak Imin: Brand Lokal Sulit Mendunia karena Pintu Tertutup
-
Gagal Kabur! Polisi Sikat 4 Remaja Pembawa Celurit Saat Bubarkan Tawuran di Cengkareng
-
Spesifikasi Pesawat Sukhoi Su-35 Milik Iran yang Disiapkan Oleh Rusia
-
Gunung Anak Krakatau Siaga, Badan Geologi: Isu Tsunami Hoaks, Warga Banten-Lampung Harap Tenang
-
LPDP Tambah 14 Kampus Top Dunia Khusus STEM, Ada NUS Hingga UCLA!
-
Jangan Tertipu! Video Erupsi Anak Krakatau Itu Hoaks, Ini Radius Bahaya yang Sebenarnya
-
Teror Drone Granat Sasar Pengacara di Tangsel, Pelaku Beri Pesan: Ini Baru Permulaan!
-
'Emang Kenapa Kalo Gue Tampol?' Identitas Pria Arogan di Jagakarsa Terkuak, Polisi Buru Pelaku
-
Sengketa Lahan Berujung Teror! Rumah Advokat Sulardi Dilempar Molotov, Pelaku Terekam CCTV
-
Menteri PPPA Sentil Lagu Om Zein: Pengalaman Biologis Perempuan Bukan Bahan Candaan!