Suara.com - Jaksa Penuntut Umum (JPU) akan memboyong saksi-saksi untuk dihadirkan di sidang lanjutan kasus dugaan penodaan agama yang digelar di Auditorium Kementerian Pertanian, Jalan RM Harsono, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (3/1/2017) hari ini.
Salah satu tim penasehat terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) Trimoelja D Soerjadi mengatakan, jika saksi yang akan dihadirkan JPU ada sebanyak enam orang.
"Ada banyak pelapornya, yang kami ketahui dari 12 orang, yang dipanggil hanya 6 orang saja," kata Trimoelja saat dihubungi.
Menurutnya, keenam saksi yang dihadirkan JPU merupakan para pihak yang melaporkan Ahok dalam kasua dugaan penodaan agama. Adapun nama keenam saksi yang akan dihadirkan di sidang keempat ini diantaranya, Habib Novel Chaidir Hasan, Gus Joy Setiawan, Muh. Burhanuddin, Muchsin alias Habib Muchsin, Syamsu Hilal, dan Nandi Naksabandi.
Rencananya, sidang yang akan dipimpin Ketua Majelis Hakim Dwiarso Budi Santiarto digelar pada pukul 09.00 WIB.
Dalam sidang ini, kepolisian akan melakukan pengamanan di ruang dan di luar Auditorium Kementan. Teknis pengamanan ini akan dibagi menjadi empat ring. Sebanyak 2.500 personel gabungan juga dikerahkan untuk mengantisipasi adanya bentrokan dari kedua kelompok massa yang pro dan kontra Ahok, yang melakukan aksi unjuk rasa selama berlangsungnya sidang.
Berita Terkait
-
Jelang Sidang Ahok, Begini Pengamanan Auditorium Kementan
-
Sidang Ahok di 'Lokasi Baru', Meski Lebih Besar Tetap Terbatas
-
Ini yang Bakal Jadi Perhatian Pengacara Ahok di Sidang Nanti
-
Polisi Wanti-wanti Massa Pro dan Anti Ahok Hindari Gesekan, Besok
-
Babak Baru Sidang Ahok, Ribuan Laskar FPI Datangi Kementan
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?
-
Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi