Suara.com - Sidang lanjutan kasus dugaan penodaaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kembali digelar di Auditorium Kementerian Pertanian, Jalan RM Harsono, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (3/1/2016). Pihak kepolisian pun melakukan pengamanan dengan membagi menjadi empat ring.
Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polres Metro Jakarta Selatan Komisaris Purwanta menjelaskan, empat ring pengamanan tersebut meliputi ring satu; di dalam ruang sidang, ring dua; pengamanan di area luar ruang sidang.
"Ring 3 menormalisasikan lalu lintas dan mengatur pengamanan tertutup maupun pengamanan terbuka. Ring 4 urai jalan dan rekayasa lalin," kata Purwanta di lokasi pengadilan.
Adapun jumlah personel kepolisian yang diterjunkan dalam pengamanan sidang Ahok ada sebanyak 2.500 personel gabungan.
"2.500 personel gabungan polisi," kata dia.
Dirinya menambahkan, polisi juga akan memisahkan adanya dua kelompok massa yang akan melakukan aksi unjuk rasa di luar gedung Kementan selama persidangan Ahok.
"Yang pro di sana (di dekat pintu masuk Auditorium Kementan). Yang kontra di sana (di samping atau di sisi utara gedung)," jelas Purwanta.
Untuk mengatur lalu lintas, polisi akan melakukan rekayasa lalin secara situasional.
"Saya pikir kalau ditutup, kita lihat kondisi aja. Kalau ditutup pada saat dibutuhkan," ujarnya.
Baca Juga: Istri Ketiga yang Jadi Model Muncul di Tahlilan Hari Ketujuh Dodi
Rencananya, sidang yang akan dipimpin Ketua Majelis Hakim Dwiarso Budi Santiarto, digelar pada pukul 09.00 WIB. Agenda sidang keempat ini adalah pemeriksaan saksi-saksi dari jaksa penuntut umum.
Berita Terkait
-
Sidang Ahok di 'Lokasi Baru', Meski Lebih Besar Tetap Terbatas
-
Ini yang Bakal Jadi Perhatian Pengacara Ahok di Sidang Nanti
-
GNPF MUI Sediakan Bus untuk Angkut Massa ke Pengadilan Ahok
-
Politisi PPP Akui Ahok Banyak Berjasa Bagi Umat Islam
-
Polisi Wanti-wanti Massa Pro dan Anti Ahok Hindari Gesekan, Besok
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Penampakan Gudang PT Indobike Isi Ribuan Motor Honda-Yamaha Hasil Kejahatan Fidusia di Jaksel
-
Pemerintah Dorong Kampus Kelola MBG, DPR: Jangan Sampai Ganggu Fokus Pendidikan
-
Terbongkar! Skandal PT Indobike, Raup Rp26 M dari Ekspor Ribuan Motor Hasil Kejahatan Fidusia
-
Andrie Yunus Tolak Bersaksi di Sidang Militer, KontraS: Kasus Air Keras Itu Pidana Umum!
-
KontraS Kritik Hakim Pengadilan Militer yang Ancam Pidanakan Saksi Korban Andrie Yunus
-
RSUD Sleman Rawat Tiga Bayi Kasus Pakem, Perlakuan Selama di Penitipan Jadi Sorotan
-
Garuda Yaksa FC Lolos ke Liga 1, DPR Sebut Prestasi Diraih Murni dari Lapangan
-
Pesawat Turkish Airlines Terbakar Saat Mendarat di Nepal, 277 Penumpang Dievakuasi
-
Kericuhan Suporter Berulang, DPR Desak Menpora Evaluasi Total Pengurus PSSI
-
Gerebek Gudang Kemandoran! Polisi Sita 1.496 Motor Ilegal Siap Ekspor, Terkuak Modus Pakai KTP Orang