Suara.com - Calon Wakil Bupati Bekasi Ahmad Dhani telah usai menjalani pemeriksaan tambahan sebagai saksi dalam kasus dugaan makar bagi tersangka Sri Bintang Pamungkas. Dhani mendapat 12 pertanyaan dari penyidik Polda Metro Jaya.
Kuasa Hukum Ahmad Dhani, Alamsyah Hanafiah, mengatakan, dari 12 pertanyaan penyidik, 90 persen jawaban dari pertanyaan tidak diketahui Dhani. Dhani tidak mengetahui kegiatan Sri Bintang Pamungkas tersebut.
"Jadi tidak banyak pertanyaan hanya 12 pertanyaan. Cuma jawabannya 90 persen mas Dhani tidak tahu kegiatan Sri Bintang Pamungkas itu," kata Alamsyah di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (5/1/2017).
Alamsyah menambahkan seputar pertanyaan penyidik masih terkait pidato Sri Bintang dan pertemuan di Universitas Bung Karno.
"Pertanyaan masih sama ceramah seputar pak Sri Bintang di kolong tol jembatan Kalijodo, sama pertemuan di kampus UBK. Mas Dhani nggak tahu sama sekali," ujar Alamsyah.
"Dia baru tahu setelah diputar video tadi oleh penyidik (Pidato Sri Bintang di Kalijodo)," Alamsyah menambahkan.
Selain itu, ada tiga poin yang ditanyakan oleh penyidik soal pidato Sri Bintang. Pertama, soal isu untuk kembali ke UUD asli 1945. Kedua, menjatuhkan pemerintah yang sekarang sedang berkuasa. Ketiga, mendesak MPR untuk Sidang Istimewa.
Namun, Alamsyah mengatakan, tidak ada satupun yang diketahui oleh Dhani terkait tiga hal tersebut.
"Mas Dhani tidak bisa membuat kesimpulan soal itu. Dia hanya mengetahui soal Sri Bintang bicara tentang Ahok (Calin Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama) untuk dipenjarakan sebagai penista agama," ujar Alamsyah.
Dhani sudah beberapa kali diperiksa sebagai saksi kasus dugaan makar untuk sejumlah tersangka. Selain untuk tersangka Sri Bintang, Dhani juga pernah diperiksa untuk tersangka dugaan makar Rachmawati Soekarnoputri.
Kepolisian telah menetapkan 12 tokoh menjadi tersangka. Sebelas tokoh diciduk di beberapa lokasi berbeda menjelang aksi damai, Jumat (2/12/2016). Satu tokoh lagi diciduk pada Kamis (8/12/2016) dini hari.
Delapan orang yang ditetapkan menjadi tersangka dugaan upaya makar, yakni mantan anggota staf ahli Panglima TNI Brigadir Jenderal (purn) Adityawarman Thaha, mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (purn) Kivlan Zein, Sri Bintang Pamungkas, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Bidang Ideologi Rachmawati Soekarnoputri, Ratna Sarumpaet, Ketua Bidang Pengkajian Ideologi Partai Gerindra Eko Suryo Santjojo, aktivis Solidaritas Sahabat Cendana Firza Husein, dan tokoh buruh Alvin Indra Al Fariz.
Tiga tersangka yang lain, Ketua Komando Barisan Rakyat Rizal Izal, Ketua Aliansi Masyarakat Jakarta Utara Jamran, Hatta Taliwang disangka melakukan penyebaran ujaran kebencian.
Sedangkan, Ahmad Dhani ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo.
Tag
Berita Terkait
-
Intip Foto-Foto Prewedding El Rumi dan Syifa Hadju Jelang Pernikahan, Kental Nuansa Jawa
-
Unggahan Ahmad Dhani Soal Royalti Tuai Kritik di Tengah Kabar Duka Vidi Aldiano
-
Fariz RM Bantah Jadi Dewan Pembina AKSI: Saya Belum Terima Tawaran
-
Ahmad Dhani Bocorkan Jadwal Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju: Bulan April
-
Ahmad Dhani Bandingkan Ariel NOAH dengan Musisi Senior soal Izin Lagu di Kongres Komposer
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
PDIP Kritik Pengelolaan Mudik 2026, Sebut Indonesia Masih Tertinggal dari China
-
Mudik Lebaran 2026, KAI Sebut 300 Ribu Tiket Kereta Masih Tersedia
-
Bareskrim Bongkar Peredaran 14 Ton Daging Domba Australia Kedaluwarsa di Jakarta-Tangerang
-
Menlu Iran Abbas Araghchi: Tak Ada Gencatan Senjata, Pembalasan Akan Terus Berlanjut!
-
Viral! Walkot Muslim Kebanggaan Netizen Indonesia Panen Hujatan Setelah Bertemu Komunitas Yahudi
-
Momen Anwar Usman Bacakan Putusan MK Terakhir, Sampaikan Permohonan Maaf dan Pamit Jelang Pensiun
-
Rapper Bobby Vylan Teriakan Kematian untuk Tentara Israel di London, Komunitas Yahudi Ketar-ketir
-
Ledakan Dahsyat di UEA! Rudal Iran Hancurkan Gudang Peluru AS di Al Dhafra
-
Brutal! Rudal Israel Serang Gaza: 13 Orang Tewas, Termasuk Anak-anak dan Ibu Hamil
-
Di Balik Ramainya Mudik Lebaran, Ada Porter yang Hanya Bisa Pulang Sehari