Suara.com - Perayaan hari ulang tahun PDI Perjuangan yang ke 44 di Jakarta Convention Center bertepatan dengan agenda sidang kelima kasus dugaan penodaan agama dengan terdakwa basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Selasa (10/1/2017).
Menurut Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira kesamaan waktu tersebut hanya kebetulan.
"Ah, itu mah kebetulan sama dengan ulang tahun PDI Perjuangan tanggal 10 Januari. Kebetulan Pak Ahok sidang 10 Januari, nah itu kebetulan di luar rencana,"ujar Andreas di kantor DPP PDI Perjuangan, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Senin (9/1/2017).
Sidang kelima Ahok, besok, agendanya pemeriksaan saksi pelapor. Sidang akan diselenggarakan di Auditorium Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan.
Pada sidang keempat yang berlangsung pada Selasa (3/1/2017), majelis hakim telah meminta keterangan saksi dari jaksa penuntut umum yakni Sekretaris Jenderal DPD FPI Jakarta Novel Chaidir Hasan Bamukmin dan Gus Joy Setiawan.
Persidangan pemeriksaan saksi sampai vonis diperkirakan membutuhkan waktu sekitar enam bulan atau selesai setelah pilkada Jakarta.
HUT PDI Perjuangan yang ke 44 akan dihadiri Megawati Soekarnoputri dan Presiden Joko Widodo.
Para petinggi partai politik pendukung pemerintah juga turut diundang.
Berita Terkait
-
Jubir Buka Peluang JK Dialog soal Laporan Dugaan Penistaan Agama
-
Kasus Mens Rea: Pandji Pragiwaksono Temui Pelapor di Polda Metro Jaya, Ini Hasil Pertemuannya
-
4 Syarat Novel Bakmumin Agar Laporan ke Pandji Pragiwaksono Dicabut
-
Mediasi Dugaan Penistaan Agama Pandji Pragiwaksono, Novel Bamukmin Datangi Polda Metro Jaya
-
KPK Bantah Minta CCTV Rumah Ono Surono Dimatikan Saat Penggeledahan
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
Wamendagri: Penyusunan Anggaran Daerah harus Selaras dengan RKPD
-
Cegah Keberangkatan Non-Prosedural, Pemerintah Siapkan Satgas Haji Ilegal
-
400 Tentara AS Terluka dalam Perang Iran
-
Disenggol Soal Paus Leo XIV hingga Tak Dibantu di Selat Hormuz, Trump Tantrum ke PM Italia
-
Anak Palestina Dilarang Sekolah, Israel Tembak Gas Air Mata ke 55 Siswa SD
-
Usai Kasus Foto AI PPSU, Pramono Benahi Sistem JAKI dan Batasi Akses Laporan ASN
-
Senyap, Iran Siap-siap Stok Rudal dan Drone di Tengah Gencatan Senjata
-
Bukan di Bawah Menteri, Baleg DPR Sepakat Bentuk Badan Baru Untuk Kelola Satu Data Indonesia
-
Petisi Tembus 1 Juta Tanda Tangan, Warga Eropa Desak Uni Eropa Putus Hubungan dengan Israel
-
Kasus ISPA Sempat Naik, Pancoran Perkuat Edukasi Kesehatan Lewat 125 Kader