Suara.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyambangi rumah duka Amirullah Adityas Putra, taruna Sekolah Tinggi ilmu Pelayaran yang meninggal dunia karena dianiaya oleh senior-seniornya. Mengenakan batik, Budi Karya tiba sekitar pukul 18.10 WIB.
Dengan muka sedih, dia tidak memberikan komentar sedikitpun kepada media. Dia langsung masuk ke halaman rumah dan disambut keluarga almarhum.
Tak kuasa menahan rasa sedih, Budi Karya memeluk ayah dan kakek Amirullah. Kakek Amirullah, Mat Hassan, pun menangis.
Mereka kemudian berdialog, namun tidak diketahui apa isinya. Tak lama kemudian, mereka masuk ke dalam rumah.
Sebelum, Budi Karya datang, Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Awal Chairuddin terlebih dulu tiba di lokasi. Dia datang bersama rombongan juga untuk menyampaikan belasungkawa.
Siang tadi, isak tangis mengiringi pemakaman Amirulloh di TPU Budi Darma, Semper, Jakarta Utara.
Keluarga, kerabat, dan rekan-rekan Amirullah turut mengantarkan jenazah dari rumah duka di Jalan Warakas 3, gang 16, nomor 14, RT 7, RW 14, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, sekitar pukul 14.30 WIB.
"Tadi pas diberangkatkan ke pemakaman, ada acara semacam pelepasan gitu, seniornya yang jadi pemimpin upacara, dan juga ada teman-teman angkatannya yang ikut berbaris," kata tetangga almarhum, Faiz, di rumah duka.
Sejumlah rekan Amirullah di STIP menolak memberikan keterangan kepada wartawan ketika ditemui di rumah duka.
Berdasarkan hasil autopsi yang dilakukan RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur, yang diterima penyidik Polres Metro Jakarta Utara, Amirullah meninggal lantaran menderita pendarahan di beberapa organ vital.
"Ada bercak serapan darah, pendarahan di paru-paru, jantung, dan kelenjar liur di usus," kata Awal.
Awal mengatakan selain Amir, ada empat taruna STIP lainnya yang juga dianiaya secara bergantian oleh senior. Keempat teman seangkatan Amirullah, saat ini masih menjalani perawatan.
"Keempat rekannya dalam keadaan luka, memar memar di tubuh," kata Awal.
Saat ini, polisi telah menetapkan lima tersangka.
Tag
Berita Terkait
-
Mensos Gus Ipul Tinjau Calon Lokasi Sekolah Rakyat Baru di STIP Jakarta
-
Gus Ipul Cek Kesiapan STIP Jakarta, Sekolah Rakyat Rintisan Ditargetkan Mulai Awal Mei
-
Orang Tua Calon Taruna STIP 2024 Tolak Moratorium Kemenhub
-
Warga Hancurkan Baliho Senioritas Saat Pengabenan Taruna STIP Marunda Asal Bali
-
Profil Ketua STIP Ahmad Wahid yang Dicopot Menhub Buntut Taruna Tewas Dianiaya
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
Terkini
-
Balsa Sekulic Terpukau Atmosfer Bobotoh, Siap Kejar Gol Perdana Bersama Persib
-
Pandangan Masih Buram Meski Ganti Kacamata? Bisa Jadi Bukan Sekadar Mata Minus Biasa
-
Promo Khusus Nasabah BRI di RS Abdi Waluyo, Dapatkan Cashback Langsung!
-
Indonesia Respons Kecaman Korea Utara Soal Denuklirisasi
-
Gaji Manajer Kopdes Ditanggung APBN: Di Mana Letak Skala Prioritas Negara?
-
Cara Dapat Cashback Instan Rp150 Ribu di tiket.com Pakai Kartu BRI
-
Manahumama, Ikhtiar Masyarakat Adat Bantik Merawat Ingatan Leluhur
-
Inggris Punya Dana Segar Rp96,64 Triliun untuk Prabowo Bangun Infrastruktur
-
Beda dengan SBY dan Jokowi, Tren Elektabilitas Prabowo Melemah di Awal Masa Jabatan
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo