Suara.com - Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa Lukman Edy meminta masyarakat berpikir positif dalam menyikapi video yang viral di media sosial yang menunjukkan bendera Merah Putih diberi kaligrafi bertuliskan la ilaha illallah.
"Kita positif saya. Kalau kita melihat bahwa anak-anak yang membuat bendera Pancasila ada tulisan la ilaha illallah itu ada euforia. Euforia cinta Tanah Air dan cinta kepada agama," kata Lukman di DPR, Jakarta, Kamis (19/1/2017).
Anggota Komisi II DPR menilai aksi tersebut merupakan gaya Islam Nusantara karena ingin menyatukan Indonesia dan keislaman.
"Kalau saya melihat, ini gaya-gaya Islam Nusantara. Karena dia ada euforia cinta tanah air maka bawa bendera Merah putih, tapi cinta juga kepada agama maka ditulis bendera Merah Putihnya dengan la ilaha illallah," kata dia.
Itu sebabnya, Lukman meminta jangan reaktif menanggapi hal tersebut.
"Saya ini nggak ada persoalan. Jangan terlalu genit. Sedikit-sedikit menggugat," ujarnya.
Video tersebut viral di media sosial tak lama setelah berlangsung demonstrasi laskar Front Pembela Islam dan sejumlah organisasi di bawah Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI di Markas Besar Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Senin (16/1/2017).
Namun, FPI membantah pembawa bendera tersebut adalah laskar.
Tag
Berita Terkait
-
Melihat Kampung Nelayan Merah Putih di Konawe
-
Kisi-Kisi Resmi Soal Tes Manajer Koperasi Merah Putih 2026, Cek Materi yang Diujikan
-
Zulhas Ungkap Marak Penipuan Rekrutmen Kopdes Merah Putih: Seleksi Gratis dan lewat Situs Resmi
-
639 Ribu Pelamar Berebut 35.476 Formasi Kopdes Merah Putih
-
Mogok di Salatiga, Ada yang Patah: Mutu Pikap Dinas Diduga Milik Koperasi Merah Putih Disorot Publik
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat