Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Mohamad Nasir meminta Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH) tidak menaikkan uang kuliah tunggal tahun ini, bahkan meski perguruan tinggi itu berwenang menentukan sendiri besaran uang kuliah tunggal. Hal ini mengingat harga-harga kebutuhan pokok pada saat ini juga naik.
Menanggapi hal itu, Presiden Mahasiswa Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (BEM UMM), Faiz Mirwan Hamid menegaskan, sebagai lembaga pendidikan yang mencetak generasi muda calon pemimpin bangsa, perguruan tinggi harus tetap mementingkan nilai-nilai akademis yang berwujud pada peningkatan kualitas manusia.
Faiz mengingatkan agar lembaga-lembaga pendidikan yang ada di Indonesia jangan sampai bermetamorfosa menjadi lembaga yang orientasi profit. Pasalnya, kewajiban perguruan tinggi adalah mencerdaskan kehidupan berbangsa.
"Filosofi inilah yang harus tetap melekat dalam visi perguruan tinggi agar tetap mempertahankan marwah simbol akademik," kata Faiz di Malang, Jawa Timur, melalui keterangan tertulis Jumat (20/1/2017).
Faiz mengatakan, menjadi suatu keharusan Menristekdikti harus lebih tegas lagi memberikan instruksi kepada setiap perguruan tinggi sebagai PTNBH, untuk mampu mengelola aset akademik dengan sebaik-baiknya. Kemudian, adanya anggaran pendidikan 20% yang bersumber dari APBN harus dikelola dengan baik pula.
Faiz sangat menginginkan adanya subsidi silang kepada anak-anak yang kurang mampu dari sumber-sumber pendapatan tersebut. Mengingat prinsip keadilan yang ada dalam konstitusi, khususnya Undang-Undang No. 20/2003 tentang Pendidikan dan Undang-Undang No. 12/2012.
"Kedua UU tersebut mengamanatkan untuk perguruan tinggi harus menyelenggarakan pendidikan yang adil dan demokratis agar mampu mendidik anak-anak bangsa sehingga memiliki kecerdasan baik secara intelektual, emosional, maupun spiritual," pungkas dia.
Diketahui, saat ini tercatat ada 11 PTNBH di Indonesia, yakni Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Bandung, Institut Pertanian Bogor, Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Sumatera Utara, Universitas Airlangga, Universitas Padjadjaran, Universitas Diponegoro, Universitas Hasanuddin dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember. *
Baca Juga: Presma BEM UMM: Sejatinya Pendidikan Harus Mencerdaskan Bangsa
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?
-
Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba