Laskar FPI [suara.com/Dian Rosmala]
Laskar Front Pembela Islam dan sejumlah ormas di bawah naungan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI saat ini mulai berjalan kaki menuju ke Polda Metro Jaya di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan. Aksi mereka untuk mengawal proses pemeriksaan terhadap pimpinan FPI Habib Rizieq Shihab terkait tudingan bahwa logo Bank Indonesia pada mata uang kertas Rp100 ribu terbaru mirip palu arit atau simbol komunis.
Menurut pengamatan Suara.com, secara bertahap, laskar bergerak ke luar dari kompleks Universitas Al Azhar, Jalan Sisingamangaraja, melalui pintu samping. Kemudian mereka masuk ke Jalan Raden Patah menuju Bundaran Senayan.
Salah satu laskar bernama Muhaimin ikut aksi bersama anaknya. Dia terpanggil untuk membela Rizieq karena Rizieq merupakan panutannya.
"Ya ikut aksi solidaritas saja. Habib Rizieq itu kan ulama kita, kita wajib membela beliau," katanya.
Dari atas mobil komando, orator mengatakan bahwa Rizieq sedang dikriminalisasi.
"Habib Rizieq adalah ulama yang menjadi panutan kita, kita siap melindunginya," katanya.
Sebelum meninggalkan komplek Al Azhar, laskar FPI terlebih dahulu salat duha di Masjid Agung. Kemudian, laskar mendengarkan ceramah secara singkat.
Sementara itu di Polda Metro Jaya, saat ini, aparat gabungan polisi dan TNI sudah siap untuk menyambut kedatangan laskar.
"Dari tadi malam sudah kita siapkan beberapa pasukan dan sudah lakukan koordinasi. Kita akan amankan titik kumpul massa. Ada sekitar 2000-an massa yang akan datang," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono di Polda Metro Jaya.
Menurut pengamatan Suara.com, secara bertahap, laskar bergerak ke luar dari kompleks Universitas Al Azhar, Jalan Sisingamangaraja, melalui pintu samping. Kemudian mereka masuk ke Jalan Raden Patah menuju Bundaran Senayan.
Salah satu laskar bernama Muhaimin ikut aksi bersama anaknya. Dia terpanggil untuk membela Rizieq karena Rizieq merupakan panutannya.
"Ya ikut aksi solidaritas saja. Habib Rizieq itu kan ulama kita, kita wajib membela beliau," katanya.
Dari atas mobil komando, orator mengatakan bahwa Rizieq sedang dikriminalisasi.
"Habib Rizieq adalah ulama yang menjadi panutan kita, kita siap melindunginya," katanya.
Sebelum meninggalkan komplek Al Azhar, laskar FPI terlebih dahulu salat duha di Masjid Agung. Kemudian, laskar mendengarkan ceramah secara singkat.
Sementara itu di Polda Metro Jaya, saat ini, aparat gabungan polisi dan TNI sudah siap untuk menyambut kedatangan laskar.
"Dari tadi malam sudah kita siapkan beberapa pasukan dan sudah lakukan koordinasi. Kita akan amankan titik kumpul massa. Ada sekitar 2000-an massa yang akan datang," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono di Polda Metro Jaya.
Komentar
Berita Terkait
-
Bantah Jadi Pembisik Prabowo Soal Yaman, Dudung Beri Pesan Menohok ke Habib Rizieq: Jaga Mulut
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
-
Dasco dan Habib Rizieq Bertemu di Petamburan, Titip Pesan Ini untuk Presiden Prabowo
-
Tak Cukup Utus Menlu, Habib Rizieq Desak Prabowo Sampaikan Duka Cita Terbuka untuk Ali Khamenei
-
Tolak Komando AS di BoP! FPI Desak Prabowo Batalkan Rencana Kirim 8 Ribu TNI ke Gaza
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Komisi II DPR Bakal Safari Minta Masukan Partai Politik
-
AJI dan PBHI Soroti Batalyon Teritorial Pembangunan: Demokrasi Dipersempit, Pers Terancam Dibungkam
-
Istana Jadwalkan Pelantikan Pimpinan BGN Nanik S Deyang Dkk Pekan Depan
-
Prasetyo Hadi Ungkap Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang Pimpin BGN
-
Roman Politik di Balik Harlah Pancasila, Kenapa Jokowi Tak Diundang?
-
Konflik Lahan Rumpin vs TNI AU Belum Tuntas, Warga Kembali Mengadu di Aksi Kamisan
-
Said Iqbal Dikabarkan Masuk Kabinet Prabowo, Tinggal Tunggu Pelantikan?
-
KPK Bongkar Transaksi Aneh Anak Buah Silmy Karim: Bayar Rumah Mewah Pakai Kepingan Emas
-
Modus Licin Staf Imigrasi, Pakai Rekening OB dan Cleaning Service Buat Tampung Duit Suap Izin WNA
-
Kejagung Diminta Usut Tuntas Korupsi MBG Dadan Cs dan Dugaan Monopoli Dapur