Suara.com - Rumah pribadi hakim Mahkamah Konstitusi Patrialis Akbar di Jalan Cakra Wijaya V Blok P, nomor 3, Cipinang Muara, Jatinegara, Jakarta Timur, saat ini dalam keadaan tertutup rapat.
Tidak ada penghuni rumah yang ke luar untuk menerima kedatangan wartawan yang hendak meminta konfirmasi mengenai kabar penangkapan Patrialis Akbar oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.
Rumah Patrialis Akbar berada di pojokan. Rumah tersebut terdiri dari dua lantai.
Sejak pagi tadi, pintu gerbang rumah selalu dalam keadaan tertutup.
Di rumah ini, sekarang tidak ada aktivitas penggeledahan sebagaimana informasi yang beredar.
Di seberang rumah Patrialis Akbar merupakan rumah pengawalnya. Di garasi rumah tersebut terlihat mobil sedan nomor polisi B 1469 RSJ. Di sana juga ada sebuah motor Patwal.
Sama seperti rumah Patrialis Akbar, pintu dan jendela rumah tersebut semuanya dalam keadaan tertutup. Tidak ada penghuni rumah yang bersedia menerima kedatangan wartawan.
Juru bicara KPK Febri Diansyah mengonfirmasi penangkapan hakim Patrialis Akbar.
Namun, Febri belum tahu persis mengenai kasus yang menjerat mantan politisi Partai Amanat Nasional.
"Kami belum mendapatkan informasi lengkap tentang hal tersebut. Masih kami pastikan terlebih dahulu," kata Febri.
Febri mengatakan saat ini penyidik sedang bekerja untuk menggali informasi dan alat bukti selengkap-lengkapnya.
Febri mengatakan KPK mengumumkan kasus tersebut kepada publik dalam waktu dekat.
"Perkembangannya akan kami sampaikan segera," katanya.
Menurut informasi, Patrialis ditangkap KPK pada Rabu (25/1/2017) malam.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
Terkini
-
Bupati Pati dan Wali Kota Madiun Terjaring OTT KPK, Apa Kata Istana?
-
Benyamin Davnie Kutuk Oknum Guru di Serpong Pelaku Pelecehan Seksual ke Murid SD: Sangat Keji
-
Soal Tim 8 yang Diduga Ikut Lakukan Pemerasan, Sudewo: Mayoritas Kades di Jaken Tak Dukung Saya
-
Saudia Indonesia Sambut Director of East Asia & Australia Baru dan Perkuat Kolaborasi Mitra
-
Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Wilayah Sumatera Paparkan 11 Prioritas
-
Pakai Rompi Oranye dan Tangan Terborgol, Sudewo Minta Warga Pati Tetap Tenang
-
Bupati Pati Sudewo Bantah Lakukan Pemerasan Calon Perangkat Desa Usai Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Bukan Cuma Perkara Dugaan Pemerasan, Bupati Pati Sudewo Juga Jadi Tersangka Kasus DJKA
-
Nicke Widyawati Ngaku Tak Pernah Dapat Laporan Soal Penyewaan Kapal dan Terminal BBM
-
Bupati Pati Sudewo dan Tim Suksesnya Diduga Peras Calon Perangkat Desa Hingga Rp 2,6 Miliar