Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan 135 ribu pegawai baik PNS maupun non PNS di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Selama ini Djarot mengklaim Pemprov DKI Jakarta telah memastikan kinerja para pegawai DKI Jakarta maksimal.
"Sekarang ini kita ukur dengan indikator kinerja yang dilakukan setiap bulan," kata Ahok dalam acara debat kedua Pilgub DKI Jakarta 2017, di Jakarta, Jumat (27/1/2017).
Menurut Djarot, pengukuran indikator kinerja diukur dengan berbagai parameter yang konkret. Misalkan seberapa jauh penyaluran Kartu Jakarta Pintar (KJP) tersalurkan dengan tepat. Atau Dinas Tata Air mengatur ketinggian permukaan saluran air di wilayah DKI Jakarta.
"Performa mereka diukur setiap bulan. Hasil penilaian itu, mempengaruhi berapa besar tunjangan kinerja yang mereka terima setiap bulan," ujar Djarot.
Djarot mengklaim cara ini akan mendorong pegawai DKI merasa terdorong dengan untuk memaksimalkan kerjanya setiap saat.
Berita Terkait
-
Debat Kedua, Polwan Disiagakan Buat Pembatas Massa Pendukung
-
Jelang Debat Kedua, Sejumlah Ketum Parpol Pengusung akan Hadir
-
Jelang Debat Kedua, Begini Aktivitas Sandiaga di Pagi Hari
-
Usai Jadi Saksi Sidang Ahok, Habib Ini Mengaku Diteror Terus
-
Kampanye ke Pesanggrahan, Ahok Pastikan Relokasi Pemukiman
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
Terkini
-
OTT Bea Cukai: KPK Sita Rp40,5 Miliar, Termasuk Emas 5,3 Kg dan Uang Valas
-
Manipulasi Jalur Merah, KPK Tahan Direktur P2 Bea Cukai dan Empat Tersangka Korupsi Importasi
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Terjaring OTT dan Resmi Ditahan KPK, Kepala Pajak Banjarmasin Akui Salah Terima Janji Suap
-
Menkeu Purbaya Apresiasi Inovasi UMKM Sawit Binaan BPDP di Magelang
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran