Suara.com - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto hari ini menghadiri kampanye terkahirnya pasangan calon Gubernur dan Wakil Gunernur yang diusungnya yakni Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.
Dalam orasinya, Prabowo sempat menyingung bahwa dirinya akan mencalonkan diri sebagai Presiden Indonesia pada 2019 mendatang. Namun, Prabowo memberikan beberapa syarat jika masyarakat menginginkan dirinya kembali mencalonkan diri sebagai Presiden Indonesia Ke 8.
Hal ini lantaran, masyarakat yang hadir dalam kampanye akbar ini meminta Prabowo mencalonkan diri sebagai Presiden Indonesia.
"Saudara-saudara kalau kalian ingin saya jadi presiden 2019, Anies-Sandi Gubernur Jakarta dulu," kata Prabowo, Minggu (5/2/2017).
Ia pun meminta kepada masyarakat untuk bekerja keras jika menginginkan dirinya sebagai Presiden Indonesia ke 8. Jangan hanya teriak-teriak namun tidak tahu apa yang harus dilakukan untuk mengubah bangsa Indonesia menjadi lebih baik.
"Jangan di sini teriak-teriak. Ingat, politik ini adalah tugas kita, kalau orang baik diam yang berkuasa orang tidak baik, kalau orang baik diam, yang berkuasa orang orang brengsek," kata Prabowo.
Oleh sebab itu, pihaknya meminta kepada masyarakat Jakarta untuk menggunakan hak suaranya dengan baik jangan sampai dimaikan oleh para ahli curang.
"Yang penting tinggal 10 hari kerahkan dulungan sebanyak banyaknya, mereka akan pakai uang,banyak orang nggak jelas ikut nyobols, cek alamatnya di mana, yakinkan kalau ada yg nawar uang, diambil saja, nggak usah uang budi, ntar nyoblos 3! Hanya beberapa detik satu orang satu suara, kekuasaan ditangan rakyat, jangan sia-siakan, jangan sampai golput, kerahkan semuanya, kita akan liat kebangkitan bangsa, kita akan hilangkan koruptor itu," katanya.
Baca Juga: Prabowo Ingatkan Masyarakat Waspada Ada Ahli Curang di Pilkada
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan
-
Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual
-
Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!
-
Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani
-
Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!
-
Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati
-
Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029
-
Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global
-
Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko
-
Sebut Prabowo-Gibran Beban Bangsa, Dosen UNJ Ubedilah Badrun Resmi Dipolisikan