Ilustrasi anggota polisi (suara.com/Tri Setyo)
Pemilihan kepala daerah pada Rabu (15/2/2017) diselenggarakan secara serentak di 101 daerah. Kepolisian Republik Indonesia sudah menyiapkan pengamanan di semua tempat pemungutan suara.
"Kepolisian kan seluruh Indonesia ini melibatkan kurang lebih sekitar 150 ribu dari 101 wilayah yang melakukan pengamanan, ini termasuk di antaranya Polda Metro Jaya dan daerah lainnya," kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri, Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar di Polda Metro Jaya, Jumat (10/2/2017).
Dia mengatakan seluruh polda sudah operasi pengamanan di daerah masing-masing.
"Jadi masing-masing kapolda menentukan status siaganya masing-masing. Semuanya juga sudah membuat rencana pengamanan operasi mantap praja," kata dia
Boy mengatakan pasukan cadangan juga sudah disiapkan untuk antisipasi.
"Sudah punya rencana kontijensi jika sewaktu-waktu membutuhkan personil lebih besar mereka sudah siapkan semua. Sudah juga lapor mana yang butuh backup Mabes Polri. Tinggal dilaksanakan saja tugas-tugas itu," kata dia
Ada sejumlah daerah yang masuk kategori rawan, yaitu Jakarta, Aceh, Papua Barat, dan Maluku.
Pengamanan pilkada, kata dia, dibantu TNI.
"Jadi jangan dikhawatirkan nanti dinamika seperti apa, tidak sanggup mungkin personil kurang, mereka akan lapor Kapolri. Panglima TNI juga udah bilang tadi, Kodam Kodim segera berikan bantuan, lapor belakangan. Ini bukti komitmen dari unsur TNI Polri yang sangat bagus untuk menjaga demokrasi kita ini aman dan kondusif," katanya.
Masyarajat diharapkan ikut menjaga agar pelaksanaan pilkada berlangsung aman.
"Dan tentu yang penting partisipasi masyarakat. Jadi masyarakat yang menganggap peranan juga agar pilkada ini aman demokratis. Ini peran masyarakat sangat berpengaruh untuk terwujudnya aman dan kondusif dalam proses pilkada itu," kata Boy
"Kepolisian kan seluruh Indonesia ini melibatkan kurang lebih sekitar 150 ribu dari 101 wilayah yang melakukan pengamanan, ini termasuk di antaranya Polda Metro Jaya dan daerah lainnya," kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri, Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar di Polda Metro Jaya, Jumat (10/2/2017).
Dia mengatakan seluruh polda sudah operasi pengamanan di daerah masing-masing.
"Jadi masing-masing kapolda menentukan status siaganya masing-masing. Semuanya juga sudah membuat rencana pengamanan operasi mantap praja," kata dia
Boy mengatakan pasukan cadangan juga sudah disiapkan untuk antisipasi.
"Sudah punya rencana kontijensi jika sewaktu-waktu membutuhkan personil lebih besar mereka sudah siapkan semua. Sudah juga lapor mana yang butuh backup Mabes Polri. Tinggal dilaksanakan saja tugas-tugas itu," kata dia
Ada sejumlah daerah yang masuk kategori rawan, yaitu Jakarta, Aceh, Papua Barat, dan Maluku.
Pengamanan pilkada, kata dia, dibantu TNI.
"Jadi jangan dikhawatirkan nanti dinamika seperti apa, tidak sanggup mungkin personil kurang, mereka akan lapor Kapolri. Panglima TNI juga udah bilang tadi, Kodam Kodim segera berikan bantuan, lapor belakangan. Ini bukti komitmen dari unsur TNI Polri yang sangat bagus untuk menjaga demokrasi kita ini aman dan kondusif," katanya.
Masyarajat diharapkan ikut menjaga agar pelaksanaan pilkada berlangsung aman.
"Dan tentu yang penting partisipasi masyarakat. Jadi masyarakat yang menganggap peranan juga agar pilkada ini aman demokratis. Ini peran masyarakat sangat berpengaruh untuk terwujudnya aman dan kondusif dalam proses pilkada itu," kata Boy
Komentar
Berita Terkait
-
Dedi Mulyadi Akui Marketnya Makin Luas Gara-Gara Sering Ngonten, Mau Nyapres?
-
Agar Masyarakat Lebih Peduli, Doli Golkar Kini Usul Pilpres-Pileg Juga Dipisah
-
Jatuh Bangun Nasib Ridwan Kamil: Gagal di Jakarta, Kini Terseret Isu Korupsi dan Perselingkuhan
-
MK Diskualifikasi Paslon pada Pilbup Mahakam Ulu karena Buat Kontrak Politik dengan Ketua RT
-
Prabowo Lantik 961 Kepala Daerah Serentak, Tjhai Chui Mie: Sangat Membanggakan Bagi Kami Semua
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Gugur dalam Agresi AS-Israel, Silsilah Ali Khamenei Sebagai 'Sayyid' Keturunan Nabi Jadi Sorotan
-
Dino Patti Djalal Duga Agresi Militer AS ke Iran Upaya Pengalihan Isu Epstein Files
-
Ali Khamenei Gugur, Anwar Abbas Sebut Donald Trump Bandit Terbesar Abad Ini
-
Hamas Berduka atas Gugurnya Ali Khamenei, Kutuk Agresi Militer AS-Israel ke Iran
-
Bulan Ramadan 1447 H, PLN Hadirkan Promo Tambah Daya Melalui PLN Mobile
-
Anwar Abbas Dorong Rusia dan China Bersatu Bela Iran Hadapi Agresi AS-Israel
-
Menhub Minta Maskapai Rute Timur Tengah Tingkatkan Kewaspadaan Imbas Konflik AS-Israel dan Iran
-
Dubes Iran Sebut Agresi AS-Israel Sebagai Bagian Sejarah Panjang Intervensi Washington
-
Dubes Iran Minta Pemerintah RI Kutuk Serangan AS-Israel ke Teheran