Suara.com - Kaesang Pangarep, putra Presiden Joko Widodo (Jokowi) membantah ikut memposting status parodi 'saya bertanya' ke akun Facebooknya.
'Saya Bertanya' jadi viral menyusul cuitan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terkait kediaman pribadinya yang didatangi ratusan orang.
"Maaf, itu bukan akun FB saya," cuit Kaesang melalui akun Twitternya @kaesangp.
Sebelumnya, Kaesang juga meminta agar media lebih hati-hati mengutip postingan seseorang di media sosial.
"Sebagai media yang dipercaya oleh masyarakat, setidaknya cek kalo akun itu asli ato palsu," tulisnya.
Parodi 'saya bertanya' viral di media sosial setelah SBY berkicau di twitter. Waktu itu SBY menulis, "Saya bertanya kepada Bapak Presiden & Kapolri, apakah saya tidak memiliki hak untuk tinggal di negeri sendiri, dengan hak asasi yang saya miliki? *SBY*"
Netizen pun heboh. Mereka ramai-ramai memplesetkan cuitan itu menjadi pertanyaan lucu kepada Jokowi dan Tito.
Belakangan, sejumlah media memberitakan Kaesang ikut bikin parodi tentang status tersebut lewat akun FB-nya. Meski akhirnya, Kaesang telah membantah.
"Saya bertanya kepada Bapak Presiden dan Kapolri, apakah rasa sakit karena mencintai diam-diam itu ditanggung oleh BPJS?," bunyi tulisan yang awalnya dikira diposting akun FB milik Kaesang.
Baca Juga: Angket Ahok Gate, PDIP: Jika Gampangan, Turunkan Derajat DPR
Berita Terkait
-
Jawaban Ani Yudhoyono ke Netizen Ini Bikin Heboh Dunia Maya
-
Gesekan Politik dengan Jokowi, SBY Ingin Tarik Perhatian Negara
-
Kampanye Terakhir, SBY Kasih Restu dan Lagu untuk Sang Putra
-
Agus: Jangan Pilih Pemimpin yang Suka Memaki Warganya
-
SBY: Apabila Ada Saling Benci, Kita Semua Pasti akan Menangis
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?
-
Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah
-
BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi
-
Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural
-
JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai
-
Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal
-
Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan