Suara.com - Mantan presiden yang juga Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono yakin ada skenario di balik langkah mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Antasari Azhar. Usai mencari keadilan ke Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Antasari konferensi pers dan salah satu isinya menduga Yudhoyono menjadi inisiator kriminalisasi terhadap Antasari dalam kasus pembunuhan terhadap Direktur PT. Putra Rajawali Banjaran, Nasrudin Zulkarnaen.
Yudhoyono meyakini langkah Antasari Azhar tidak berdiri sendiri.
Kepada pendukungnya, Yudhoyono menegaskan akan menghadapi masalah ini. Dia juga memotivasi pendukungnya untuk tidak menyerah.
"Teman-teman seperjuangan, memang saya tak punya kuasa, tetapi akan saya hadapi. Jangan menyerah & lanjutkan perjuangan *SBY*" tulis Yudhoyono di Twitter.
Yudhoyono merasa didzolimi terus. Dia berharap mendapatkan keadilan.
"Kita terus dibeginikan. Apakah yang kuat memang harus terus menginjak-injak yg lemah? Marilah kita mohon pertolongan Allah Swt. *SBY*" tulis Yudhoyono.
Sikap Yudhoyono yang ditunjukkan dengan sangat serius dan merasa didzolimi, ternyata tak mendapatkan dukungan dari semua netizen. Alih-alih menyemangati, mereka malah mengejek Yudhoyono, bahkan menjadikannya bahan guyonan.
"@SBYudhoyono kalo bapak merasa lemah, boleh dikontak @onclinic_id. Menurut kang Ikang, telah terbukti mengatasi impotensi dan ejakulasi dini," tulis netizen.
Netizen lain tertawa begitu ada yang menyebut On Clinic. On Clinic merupakan jaringan layanan kesehatan seksual.
"@SBYudhoyono @onclinic_id hahaha twit terlucu abad ini..." tulis netizen.
Netizen lain menilai orang yang menyarankan Yudhoyono konsultasi dengan On Clinic telah menghina Ani Yudhoyono.
"@SBYudhoyono @onclinic_id lebay kamu. Menghina usaha Bu Ani aja kamu hih.." tulis netizen.
"@nihaqus @naomichrist @SBYudhoyono @onclinic_id pantesan memo judes, nyinyir. Ato trbalik? Krn memo judes dan nyinyir pepo jd lemah?" netizen lain menambahkan.
Berita Terkait
-
SBY Soroti Risiko Ekonomi Dunia, Ekonom UMBY Ungkap Pertanda Sudah Muncul di Indonesia
-
SBY Ingat Kirim AHY dan 2 Prajurit Muda ke Lebanon, Kini Jadi Menteri-menteri Prabowo
-
Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit UNIFIL TNI yang Gugur di Lebanon
-
SBY Hadiri Upacara Pelepasan 3 Jenazah Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Haru Saat Hampiri Keluarga
-
Istri AHY Annisa Pohan Lahirkan Anak Kedua, Diberi Nama Gelar Raja
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Menangkap Matahari Mengubahnya Jadi Listrik, Kisah Masjid Mujahidin Menuju Energi Bersih
-
Gus Ipul Apresiasi Komitmen Pemprov Sulteng dalam Pengembangan Sekolah Rakyat
-
Daur Ulang Air Wudhu hingga Panel Surya, Jejak Kampus Muhammadiyah Menuju Transisi Energi
-
Rudal Iran Hancurkan 1.000 Rumah Tel Aviv Hingga Tak Layak Huni
-
Baleg DPR Sepakat RUU PPRT Dibawa ke Paripurna untuk Disahkan
-
Irvian Bobby Sultan Kemnaker Sebut Noel Minta Rp3 Miliar Pakai Kode '3 Meter'
-
Gempa M 7,4 dan Tsunami Landa Jepang Utara, Kemlu RI Pastikan Kondisi WNI Aman
-
Bakal Diambil Keputusan Tingkat I Malam Ini, Berikut 12 Poin Substansi RUU PPRT
-
Komnas Perempuan: Candaan di Grup WA Bisa Masuk Kekerasan Seksual
-
Mencetak Generasi Peduli Lingkungan yang Bertanggung Jawab Melalui Proyek Fikih Hijau