Suara.com - Calon Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono atau Agus SBY menyatakan siap menang dan siap kalah dalam Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta 2017. Namun Agus tak ingin berandai-andai.
"Iya pasti (siap menang dan siap kalah). Itu sebuah realitas dalam hidup, tidak perlu dipersoalkan. Yang penting saya menghilangkan andai-andai bagaimana kalau terjadi A, terjadi B," kata Agus.
Hal itu dikatakannya usai menggunakan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara 06 Rawa Bebek, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan,Rabu (15/2/2017).
Agus yakin di TPS ini bisa menang 100 persen. Ada 481 pemilih di TPS ini dengan rinician 228 laki-laki dan 253 perempuan.
Dia berharap hasil dari Pilkada ini merupakan yang terbaik bagi pribadi dan keluarganya, serta warga Jakarta yang ingin menitipkan perubahan kepada Agus-Sylviana Murni. Agus juga mengharapkan, di hari pencoblosan ini berjalan aman, damai, dan fair tanpa adanya kecurangan
"Jika kita ingin kota semakin maju, aman, adil, bermartabat dan sejahtera, harus dimulai dari kita dulu dgn menggunakan hak pilih kita datang ke TPS dengan baik diiringi dengan doa," katanya.
Dalam kesempatan ini, Agus juga bercerita, pencoblosan ini merupakan kali keduanya seumur hidupnya. Penggunaan hak pilihnya, pertama kali terjadi saat dia masih Sekolah Menengah Atas.
"20 tahun lalu, saya, tahun 1997 nyoblos pertama kali waktu SMA di Magelang, kemudian 20 tahun lalu saya jadi tentara tidak mungkin menggunakan hak pilihnya. Dan Alhamdulillah tahun 2017 ini menggunakan hak pilihnya lagi," ujar Agus.
Baca Juga: Survei LKPI: Anies Lolos ke Putaran Kedua, Ahok-Agus SBY Bersaing
Berita Terkait
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
Terkini
-
Resmi Disahkan! Panduan Lengkap UU PPRT: Apa yang Berubah bagi Majikan dan Pekerja?
-
Aiptu YS Diduga Jadi Broker Proyek Rp16 M di Bekasi, IPW Desak PTDH dan Tersangka
-
'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran
-
Singgung Kasus Rocky Gerung, Todung Tak Yakin Saiful Mujani Berakhir di Pengadilan
-
Perintah 'Tembak Mati' Donald Trump: Selat Hormuz di Ambang Perang Terbuka!
-
Kejagung Tetapkan 3 Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Penyimpangan dan Pengelolaan Tambang
-
Bantargebang di Ambang Kolaps, DPRD DKI Desak Strategi Pengelolaan Sampah Segera Dieksekusi
-
Dikaitkan dengan Kasus Kuota Haji, Khalid Basalamah Tegaskan Tak Pernah Interaksi dengan Gus Yaqut
-
Gus Lilur Gaungkan 'Abuktor' di Muktamar NU 2026: Syarat Mutlak Pemimpin PBNU Bebas Korupsi
-
Hari Bumi: BNI Rehabilitasi 50 Hektare Mangrove di Banyuwangi, Berikan Dampak Ekonomi ke 5.000 Warga