Suara.com - Pekerjaan rumah super berat hinggapi Jorge Lorenzo. Pebalap Ducati itu dituntut perbaiki performa pada hari terakhir tes pramusim di Sirkuit Phillip Island, Australia, Jumat (17/2/2017).
Kondisi itu menyusul hasil tes hari kedua, Kamis (16/2/2017). Pebalap asal Mallorca, Spanyol, ini melorot posisinya ke urutan 15, atau turun empat tingkat dibanding hari pertama.
Meski posisinya turun, namun juara dunia lima kali ini berhasil mempertajam catatan waktunya. Pada tes hari pertama, Rabu (14/2/2017), Lorenzo membukukan waktu terbaik 1 menit 30,631.
Catatan waktunya menajam 0,434 detik di hari kedua. Lorenzo pun bertekad untuk mempertajam waktunya lagi di kisaran 1 menit 29 detik pada tes terakhir besok.
"Hari ini kami banyak melakukan pekerjaan, bagaimana agar lebih cepat dan lebih konsisten," kata Lorenzo usai tes, seperti dikutip dari MotoGP.
"Kami membuat beberapa kemajuan kecil, dan berhasil menjalani banyak lap dengan mempertahankan di catatan waktu 1:30 menit dan mendekat di catatan waktu 1:29 menit."
"Kita lihat apakah besok memiliki ritme yang lebih cepat dan konsisten di catatan waktu 1:29 menit."
"Kami terus mencoba setelan motor yang berbeda, solusi baru, meskipun masih jauh dari kata baik, kami harus tetap positif."
"Malam ini kami akan memperlajari data untuk terus bekerja dan mendekati jajaran terdepan besok," pungkasnya.
Baca Juga: Bungkam Malaysia, Indonesia Juarai Grup B
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah
-
Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras
-
Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa
-
Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir