Ilustrasi garis polisi [suara.com/Nur Habibie]
Komplotan perampok menyatroni kantor perusahaan Gaya Kreasi Komunika di Jalan R. C. Veteran Raya, nomor 23 A, RT 9, RW 10, Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
"Menurut keterangan saksi yang merupakan karyawan Gaya Kreasi Komunika yang kebetulan pada saat kejadian berada di TKP menuturkan bahwa pelaku berjumlah tiga orang datang ke TKP dengan menggunakan mobil warna hitam dan nopol tidak diketahui," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono, Jumat (17/2/2017).
Sampai di dalam kantor, komplotan tersebut mengancam karyawan bernama Dwi Eka Afrillua Rizalinoor (28) dengan linggis. Linggis tersebut tadinya dipakai untuk menjebol pintu kantor.
Dwi, kata Argo, kemudian diseret ke salah satu ruangan di lantai satu.
"Kemudian pelaku pergi dan meninggalkan saksi di lantai satu," kata Argo.
Usai menyekap korban, perampok menggasak barang berharga, di antaranya enam buah laptop berbagai merek, delapan unit CPU, empat unit monitor, dua telepon seluler dan uang tunai sebanyak Rp500 ribu.
Kasus ini kemudian dilaporkan ke Polsek Pesanggrahan.
"Menurut keterangan saksi yang merupakan karyawan Gaya Kreasi Komunika yang kebetulan pada saat kejadian berada di TKP menuturkan bahwa pelaku berjumlah tiga orang datang ke TKP dengan menggunakan mobil warna hitam dan nopol tidak diketahui," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono, Jumat (17/2/2017).
Sampai di dalam kantor, komplotan tersebut mengancam karyawan bernama Dwi Eka Afrillua Rizalinoor (28) dengan linggis. Linggis tersebut tadinya dipakai untuk menjebol pintu kantor.
Dwi, kata Argo, kemudian diseret ke salah satu ruangan di lantai satu.
"Kemudian pelaku pergi dan meninggalkan saksi di lantai satu," kata Argo.
Usai menyekap korban, perampok menggasak barang berharga, di antaranya enam buah laptop berbagai merek, delapan unit CPU, empat unit monitor, dua telepon seluler dan uang tunai sebanyak Rp500 ribu.
Kasus ini kemudian dilaporkan ke Polsek Pesanggrahan.
Setelah mendapatkan laporan, polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara untuk menganalisa kejadian dan mengumpulkan alat bukti.
Komentar
Berita Terkait
-
Nyanyian 2 Tersangka Ungkap Jaringan Perampokan Bersenpi di Sumsel
-
Dari Pangkat Aiptu hingga Bripka, Identitas 15 Polisi di Medan Buronan Kasus Perampokan Modus COD
-
Komplotan Perampok Berpistol Gagal Beraksi Di Minimarket Jaksel, Pegawai Dibacok
-
Astaga! Beraksi 7 Kali, Ini Tampang Enam Pelaku Sindikat Perampok Mobil Taksi Online Modus Racun Kecubung
-
Beraksi Tujuh Kali, Ini Tampang Enam Pelaku Sindikat Perampok Mobil Taksi Online Modus Racun Kecubung
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
Terkini
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Rano Karno Mau Sulap Planetarium Jakarta Setara Las Vegas
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Klaim Sukses di Banyuwangi, Luhut Umumkan Digitalisasi Bansos Diperluas ke 40 Daerah
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Polisi Sebut Habib Bahar Ikut Lakukan Pemukulan di Kasus Penganiayaan Banser
-
Riza Chalid Diburu Interpol, Kerry Andrianto: Ayah Tak Tahu Apa-apa
-
Uji Coba Digitalisasi Bansos di Banyuwangi Diklaim Sukses, Angka Salah Sasaran Turun Drastis
-
Tak Sendiri, Habib Bahar Ternyata Tersangka Keempat Kasus Penganiayaan Banser!