Suara.com - Massa aksi anti-Ahok turut menggelar atraksi pencak silat Betawi yang dilakukan sejumlah jawara, saat meggelar demonstrasi di depan gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (21/2/2017).
Sejumlah jawara beraksi di tengah derasnya guyuran hujan. Mereka merupakan Jawara dari sejumlah padepokan di Jakarta, Bekasi, Depok dan Tangerang.
Sementara massa aksi lainnya terpantau duduk untuk menyaksikan atraksi para jawara menampilkan berbagai jurus silat.
"Ini waktunya untuk bela ulama. Sudah saatnya jawara mengabdikan ilmunya, menjaga Al Quran, menjaga ulama dan menjaga kemuliaan Al Quran, " tukas seorang orator ketika para jawara asyik beratraksi.
Sementara sejumlah perwakilan massa aksi sudah diterima untuk menyampaikan tuntutannya kepada Komisi III DPR.
Tuntutan utama mereka adalah, mendesak pemerintah memberhentikan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dari jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta. Alasannya, Ahok kekinian berstatus terdakwa kasus penodaan agama.
Selain itu, mereka juga meminta kasus-kasus hukum yang menjerat sejumlah pentolan Front Pembela Islam (FPI) serta Gerakan Nasional Pembela Fatwa (GNPF) MUI dihentikan. Mereka mengklaim, proses hukum tersebut sebagai kriminalisasi.
Baca Juga: Diguyur Hujan, Massa Makin Keras Teriak Copot Ahok
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Hikmahanto: Rencana Kirim Pasukan ke Gaza Harus Dikaji Ulang Usai 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
-
BI Sebut Temuan Uang Palsu Rp100 Ribu di Parung Berkualitas Rendah: Cukup Cek Pakai Metode 3D
-
Gelar Aksi, Pemuda Antikorupsi Desak KPK Segera Panggil Bos Agrinas Terkait Impor Mobil Pikap
-
Kutip Hamkke Gamyeon Meolli Ganda, Prabowo Tegaskan Persahabatan dan Masa Depan Bersama RI-Korsel
-
Penasaran Harta Terbaru Prabowo-Gibran? KPK: Sudah Lapor dan Bisa Dicek Publik!
-
Dapat Semangat Prabowo, Mahasiswa Indonesia di Korea: Memotivasi Saya Berkontribusi bagi Indonesia
-
Modal Uang Print Biasa, Begini Cara Dukun Gadungan Mahfud Jerat Korban Penggandaan Uang di Bogor
-
KPK Tetapkan 2 Pengusaha Tersangka Kasus Haji, Bantahan Gus Yaqut di Ujung Tanduk?
-
DJKI dan BRIN Dorong UMKM Bali Lindungi Kekayaan Intelektual
-
Disaksikan Pemiliknya, KPK Geledah Rumah Ono Surono Terkait Skandal Proyek di Pemkab Bekasi