Suara.com - Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Soesatyo akan menyampaikan aspirasi peserta aksi 212 kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian dalam rapat kerja terdekat.
Hal itu dikatakannya setelah melakukan pertemuan perwakilan peserta aksi di Komisi III DPR.
"Yang menjadi aspirasi bapak ibu sekalian akan dijadikan sebagai penekanan-penekanan yang harus menjadi perhatian dari pada saudara Kapolri," kata Bambang sesaat sebelum menutup rapat dengan perwakilan massa Aksi 212, di DPR, Jakarta, Selasa (21/2/2017).
Ada empat poin yang menjadi tuntutan dalam aksi ini. Pertama, peserta aksi mendesak pemerintah menonaktifkan sementara Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) karena dianggap melanggar Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Apalagi Ahok telah menjadi terdakwa dalam kasus penodaan agama.
Kedua, meminta Ahok segera ditahan. Apalagi, belakangan ini Ahok kembali melecehkan agama dengan beredarnya video tentang rencana Ahok yang akan memasang wifi gratis dengan user name Al-Maidah51 dengan password kafir.
Ketiga, meminta menghentikan kriminalisasi terhadap ulama dan umat Islam. Serta keempat, meminta polisi bertanggung jawab atas aksi represifnya kepada mahasiswa yang kritis terhadap pemerintah.
"Kami catat dengan baik dan kami sampaikan kepada pemerintah melalui pimpinan DPR," kata dia.
Pimpinan delegasi massa yang menemui Komisi III dipimpin oleh Sekertaris Jenderal Forum Umat Islam Muhammad Al Khaththath. Setelah pertemuan ini dinyatakan selesai, kemudian Al Khaththath meminta Bambang bersama beberapa anggotanya untuk menyampaikan langsung kesimpulan rapat kepada ribuan umat yang tengah menunggu di depan Gedung DPR.
"Kami ingin Pak Bambang ikut bersama kami dan menemui para umat untuk menyampaikan kesimpulan rapat kita ini. Sebab kami tidak ingin diPHP, kami ingin umat diPHP," ajak Al Khaththath.
Baca Juga: Ingin Tahu Siapa yang Mengambil Untung dari Demo Anti Ahok?
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Negara Akan Ambil Alih! Prabowo Terbitkan Keppres Satgas PHK, Pasang Badan Bela Buruh yang Terancam
-
Audiensi di DPR, Buruh Tuntut Upah Layak dan Hapus Outsourcing
-
Konvoi Global Sumud Tembus Blokade Israel, Lanjutkan Misi Kemanusiaan ke Gaza
-
Yakinkan Buruh Bisa Punya Rumah! Prabowo Dobrak Aturan Bank, Beri Napas Cicilan KPR hingga 40 Tahun
-
Prabowo Klaim Indonesia Tahan Krisis Global, Target Swasembada BBM Segera Tercapai
-
Kado May Day untuk Ojol! Dasco: Potongan Aplikator Bakal Dipangkas Jadi 8 Persen
-
Buruh Desak DPR Bahas UU Ketenagakerjaan Baru: Soroti Upah Tak Setara hingga PHK Sepihak
-
15 Tahun Jadi Buruh Pabrik Sandal, Maya Menangis di May Day: Sakit Bayar Sendiri, Tak Ada BPJS
-
Dilema Skincare dan Sembako: Jeritan Buruh Perempuan Cirebon Tagih Kesejahteraan di Ibu Kota
-
Dasco Tegaskan Pemerintah Siap Ambil Alih Perusahaan yang Kesulitan untuk Cegah PHK