Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati DKI Waluyo di Kejati Jakarta. (suara.com/Agung Shandy Lesmana)
Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta telah menerima Surat Perintah Dimulainya Penyidikan perkara dugaan penyebaran konten chat sex, rekaman percakapan, dan foto hot mirip tersangka kasus dugaan makar Firza Husein yang disebar melalui website Baladacintarizieq.com. SPDP diterima dua sekitar dua pekan lalu.
"Untuk (kasus) pornografi yang ramai dibicarakan udah ada SPDP-nya, tapi belum ada tersangkanya. Nama-nama TSK-nya belum ada," kata Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati DKI Jakarta Waluyo kepada Suara.com, Rabu (22/2/2017).
Walaupun belum ada nama tersangka, menurut Waluyo hal tersebut bukan persoalan. SPDP yang dikirimkan penyidik Polda Metro Jaya bertujuan sebagai pemberitahuan bahwa kasus tersebut telah ditingkatkan dari penyelidikan ke tahap penyidikan.
"Boleh, sekedar penyidikan untuk mencari alat bukti dan mengumpulkan guna menentukan tersangkanya," kata dia.
Waluyo enggan berspekulasi mengenai apakah apakah foto tak senonoh dan chat sex yang viral di media sosial benar dilakukan oleh Firza atau tidak.
Dia juga tidak mau menebak-nebak apakah pimpinan pimpinan FPI Habib Rizieq Shihab ikut terlibat atau tidak.
"Kami nggak bisa nebak, belum ada tersangkanya," kata dia.
Di berbagai kesempatan, Firza melalui pengacara dan Rizieq membantah keras terlibat dalam kasus itu. Mereka menegaskan bahwa itu semua fitnah.
Di hadapan Komisi III DPR, hari ini, Kapolri Jenderal Tito Karnavian memaparkan lima kasus yang diduga melibatkan Rizieq. Di antaranya, kasus chat sex.
Dalam kasus tersebut, kata Tito, penyidik sudah menyita telepon genggam dan memeriksa saksi-saksi.
"Kasus dengan Firza masih pemeriksaan ahli digital forensik, apakah foto itu benar atau tidak. Kemudian akan ditingkatkan apakah akan ada tersangka atau tidak," kata Tito.
"Untuk (kasus) pornografi yang ramai dibicarakan udah ada SPDP-nya, tapi belum ada tersangkanya. Nama-nama TSK-nya belum ada," kata Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati DKI Jakarta Waluyo kepada Suara.com, Rabu (22/2/2017).
Walaupun belum ada nama tersangka, menurut Waluyo hal tersebut bukan persoalan. SPDP yang dikirimkan penyidik Polda Metro Jaya bertujuan sebagai pemberitahuan bahwa kasus tersebut telah ditingkatkan dari penyelidikan ke tahap penyidikan.
"Boleh, sekedar penyidikan untuk mencari alat bukti dan mengumpulkan guna menentukan tersangkanya," kata dia.
Waluyo enggan berspekulasi mengenai apakah apakah foto tak senonoh dan chat sex yang viral di media sosial benar dilakukan oleh Firza atau tidak.
Dia juga tidak mau menebak-nebak apakah pimpinan pimpinan FPI Habib Rizieq Shihab ikut terlibat atau tidak.
"Kami nggak bisa nebak, belum ada tersangkanya," kata dia.
Di berbagai kesempatan, Firza melalui pengacara dan Rizieq membantah keras terlibat dalam kasus itu. Mereka menegaskan bahwa itu semua fitnah.
Di hadapan Komisi III DPR, hari ini, Kapolri Jenderal Tito Karnavian memaparkan lima kasus yang diduga melibatkan Rizieq. Di antaranya, kasus chat sex.
Dalam kasus tersebut, kata Tito, penyidik sudah menyita telepon genggam dan memeriksa saksi-saksi.
"Kasus dengan Firza masih pemeriksaan ahli digital forensik, apakah foto itu benar atau tidak. Kemudian akan ditingkatkan apakah akan ada tersangka atau tidak," kata Tito.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
Terkini
-
Bupati Pati dan Wali Kota Madiun Terjaring OTT KPK, Apa Kata Istana?
-
Benyamin Davnie Kutuk Oknum Guru di Serpong Pelaku Pelecehan Seksual ke Murid SD: Sangat Keji
-
Soal Tim 8 yang Diduga Ikut Lakukan Pemerasan, Sudewo: Mayoritas Kades di Jaken Tak Dukung Saya
-
Saudia Indonesia Sambut Director of East Asia & Australia Baru dan Perkuat Kolaborasi Mitra
-
Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Wilayah Sumatera Paparkan 11 Prioritas
-
Pakai Rompi Oranye dan Tangan Terborgol, Sudewo Minta Warga Pati Tetap Tenang
-
Bupati Pati Sudewo Bantah Lakukan Pemerasan Calon Perangkat Desa Usai Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Bukan Cuma Perkara Dugaan Pemerasan, Bupati Pati Sudewo Juga Jadi Tersangka Kasus DJKA
-
Nicke Widyawati Ngaku Tak Pernah Dapat Laporan Soal Penyewaan Kapal dan Terminal BBM
-
Bupati Pati Sudewo dan Tim Suksesnya Diduga Peras Calon Perangkat Desa Hingga Rp 2,6 Miliar