Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mochamad Iriawan menyangkal jika kondisi kesehatan tersangka kasus dugaan pemufakatan makar, Firza Husein mengalami penurunan pasca mendekam di rumah tahanan Markas Korps Brigade Mobil, Kelapa Dua, Depok.
"Apa yang nggak dicek, dia sehat aja kok," kata Iriawan di Polda Metro Jaya, Rabu (22/2/2017).
Dia menjamin ada tim dokter yang selalu memeriksa kondisi kesehatan para tahanan. "Kalau nggak sakit nggapain cek, kan (selalu) dimonitor," kata dia.
Namun demikan, mantan Kapolda Jawa Barat itu masih belum menyimpulkan adanya permohonan penagguhan penahanan dari Firza karena alasan sakit. Saat ini, dirinya belum bisa memastikan apakah dikabulkan atau tidak permohonan penangguhan penahanan tersebut.
"Nanti kita lihat, kalau nanti kita tangguhkan kemanusiaan kita tangguhkan nanti lihat perkembangannya," kata dia.
Sebelumnya, anggota tim pengacara Firza, Azis Yanuar mengatakan pihaknya masih menunggu respon kepolisian terkait permohonan penangguhan kliennya.
Salah satu alasan penahanan Firza mesti ditangguhkan, kata Azis, kesehatannya tidak prima sejak dijemput paksa dari kediamannya, pada 31 Januari 2017. Kata dia, kliennya tidak pernah mengalami sakit sebelum polisi melakukan penahanan.
"Nggak, kan sebelum ditahan nggak ada penyakit itu," kata Azis kemarin.
Baca Juga: Firza Husein Bakal Lebih Lama Tinggal di Hotel Prodeo
Firza, kata Azis, mengeluhkan penanganan kesehatan di Mako Brimob. Azis pernah meminta agar kliennya diperiksa secara rutin setidaknya dua kali seminggu.
"Tim medisnya kan cuma ngecek gitu aja kan. Nggak rutin, misalnya dua minggu sekali, maksud saya begitu," kata dia.
Bahkan Azis mengatakan pihaknya berencana mengajukan pembantaran agar Firza bisa dirujuk ke rumah sakit untuk menjalani perawatan kesehatan. Hal itu diupayakan permohonan penangguhan penahanan tidak dikabulkan polisi.
"Kami cuma minta ditangguhkan dulu sambil kami lihat situasi. Terus kami minta check up. Minimal nanti kami minta bantar, kalau penangguhannya dijawab (penyidik) tidak dikabulkan," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
Terkini
-
Rano Karno Mau Sulap Planetarium Jakarta Setara Las Vegas
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Klaim Sukses di Banyuwangi, Luhut Umumkan Digitalisasi Bansos Diperluas ke 40 Daerah
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Polisi Sebut Habib Bahar Ikut Lakukan Pemukulan di Kasus Penganiayaan Banser
-
Riza Chalid Diburu Interpol, Kerry Andrianto: Ayah Tak Tahu Apa-apa
-
Uji Coba Digitalisasi Bansos di Banyuwangi Diklaim Sukses, Angka Salah Sasaran Turun Drastis
-
Tak Sendiri, Habib Bahar Ternyata Tersangka Keempat Kasus Penganiayaan Banser!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan