Suara.com - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mendapat hadiah menarik dari Suku Dayak Deyah, di kawasan hutan adat Sialing, Desa Nawin, Kecamatan Haruai, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan.
Khofifah mendapat sebuah tumbuhan obat yang dianggap mujarab oleh Suku Dayak Deyah, ketika dia meresmikan 45 rumah di Desa Nawin, Minggu (26/2/2017).
Tumbuhan itu adalah bawang. Hadiah itu diberikan langsung oleh Ketua Adat Suku Dayak Deyah, Ruslan. Menurut Ruslan, bawang itu berkhasiat mengobati stroke, darah tinggi dan penawar racun.
"Ini untuk kenang-kenangan. Ini bahan obat-obatan, kegunaan ini untuk stroke, darah tinggi, dan orang kena racun. Ini bawang dayak," kata Ruslan.
Cara pengolahan bawang itu mudah, cukup diiris tipis dan dan dikeringkan. Ambil sejumput bawang merah kering itu, lalu seduh di air panas.
Ruslan ingin Khofifah membudidayakan bawang dayak itu. Ia mengatakan, bawang itu cukup ditanam dalam pot agar bisa hidup dan berkembang. Tanaman tersebut baru bisa dipanen setelah umbi bawangnya bertunas.
"Ini bisa ibu kembangkan di sana," kata Ruslan.
"Iya terimaksih," balas Mensos Khofifah. (Pebriansyah Ariefana)
Baca Juga: Gempa 5,2 SR Guncang Barat Daya Bengkulu
Berita Terkait
-
Dengarkan Cita-cita Anak Suku Anak Dalam, Mensos Merasa Takjub
-
Program Keluarga Harapan Berkontribusi Turunkan Angka Kemiskinan
-
Khofifah Tempatkan NU Seperti Mobil Pelat Hitam, Bukan Kuning
-
Jangan Cuma Berpikir Bansos Tersalurkan, Tapi Tingkatkan Layanan
-
Mensos: Konflik Sosial Dipicu dari Beda Pendapatan
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
Terkini
-
Polisi Sebut Habib Bahar Ikut Lakukan Pemukulan di Kasus Penganiayaan Banser
-
Riza Chalid Diburu Interpol, Kerry Andrianto: Ayah Tak Tahu Apa-apa
-
Uji Coba Digitalisasi Bansos di Banyuwangi Diklaim Sukses, Angka Salah Sasaran Turun Drastis
-
Tak Sendiri, Habib Bahar Ternyata Tersangka Keempat Kasus Penganiayaan Banser!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Waspada Tren 'Whip Pink, Kepala BNN Singgung Risiko Kematian: Secara Regulasi Belum Masuk Narkotika
-
Anggaran Mitigasi Terbatas, BNPB Blak-blakan di DPR Andalkan Pinjaman Luar Negeri Rp949 Miliar
-
Berduka dari Abu Dhabi, Megawati Kenang Kesederhanaan Keluarga Jenderal Hoegeng dan Eyang Meri
-
KPK Panggil Eks Dirut Pertamina Elisa Massa Manik Terkait Kasus Jual Beli Gas PGN
-
Kolegium Dokter Harus Independen! MGBKI Kritik Kemenkes 'Kaburkan' Putusan Penting Ini