Suara.com - Raja Arab Salman bin Abdulazis al-Saud telah memijakkan kakinya di Indonesia. Raja Salman dan rombongan mendarat di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.
Kedatangannya disambut oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan beberapa menteri lainnya.
Ini merupakan kunjungan bersejarah. Pasalnya, kunjungan terakhir Raja Arab Saudi terjadi sekitar 47 tahun lalu, tepatnya pada 1970 silam.
Kehadiran Raja Salman ke Indonesia menjadi topik yang heboh di mata masyarakat. Tak tanggung-tanggung ia membawa rombongan mencapai 1.500 orang, termasuk 10 menteri
dan 25 pangeran.
Bahkan ia membawa tujuh pesawat yaitu dua unit Boeing 777, satu unit Boeing 747 SP, satu unit Boeing 747-300, satu unit Boeing 747-400, satu unit Boeing 757 dan satu
unit pesawat Hercules.
Fasilitas VVIP juga menjadi syarat penting kehadiran Raja Salman. Seperti tempat hotel menginap, mobil mewah Mercedes Benz tipe S600, tangga eksalator untuk turun dari
pesawat dan masih banyak lagi.
Namun, jika ditilik lebih lanjut, hal itu jelas berbeda dengan kedatangan Presiden Amerika, Barack Obama pada 2010 silam, dan George Bush di tahun 2006 saat datang ke
Indonesia. Apa saja perbandingannya? Lihat ulasannya di bawah ini.
George W Bush
Baca Juga: Viral! Foto Jokowi dan Raja Salman Kehujanan di Istana Bogor
Menyambut kedatangan Presiden Bush, Stadion sepak bola Padjajaran diubah menjadi lapangan udara. Tiang-tiang gawang dan bendera dicopot, begitu juga dengan beberapa
pohon yang ditebang.
Pengamanan superketat juga diberlakukan. Ratusan personel SWAT dan 250 agen CIA turut dilibatkan. Tak cuma itu, penasihat keamanan nasional yang berjumlah 150-an juga
turut menemani Presiden Bush, disertai dengan 200 staf Departemen Pemerintahan AS, 50 ajudan Gedung Putih, serta 15 tim anjing pelacak.
Sementara pihak Indonesia juga menerjunkan lengkap pasukan keamaan, seperti 18 ribu personel kepolisian, sniper, hingga Gegana.
Barack Obama
Pengamanan terhadap Barack Obama jauh lebih longgar ketimbang Bush. Obama tidak membawa pasukan keamanan dari negaranya, seperti SWAT dan agen CIA.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Toyota Pamerkan Land Cruiser Hybrid dan GAZOO Racing Terbaru di GIIAS 2026
-
Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa
-
Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!
-
Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat
-
Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed
-
Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!
-
Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun
-
Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste
-
Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten
-
Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik