Suara.com - Calon Gubernur DKI Jakartam Anies Baswedan temui Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, di kantor DPW PKS Jawa Barat, Bandung, Rabu (1/3/2017) kemarin. Dalam pertemuan itu keduanya membicarakan sinergitas DKI Jakarta dan Jawa Barat.
"Kita tahu kan Jawa Barat ini salahsatu Provinsi penopang Jakarta. Kebutuhan pangan kita banyak disuplai dari Jawa Barat," kata Anies di Jalan Kenanga 64, Ampera, Jakarta Selatan, Kamis (2/3/2017).
Selain itu, Anie juga mengakui, urusan lingkungan hidup juga menjadi topik pembicaraannya dengan Aher, sapaan akrab Ahmad Heryawan.
"Air yang ada di Jakarta sebagian itu datangnya dari Jawa Barat. Jadi Jabar dan Jakarta harus bisa bekerjasama dengan baik," ujar Anies.
Anies sudah merasa yakin akan terpilih sebagai Gubernur Jakarta periode 2017-2022. Sebab itu, dia mulai membangun komunikasi dengan pemerintah daerah sekitar Jakarta. Kata dia, penting kiranya sinergitas antar provinsi dibangun sejak dini.
"Jadi kemarin itu beliau banyak ngobrol terkait pengalaman dalam menangani masalah, ya terkait lingkungan hidup, pangan, transportasi yang juga punya relevansi dengan kita di Jakarta," tutur Anies.
"Beliau menyampaikan hubungan ini harus terjaga, harus baik dan kerjasama harus tinggi, trust level harus tinggi. Jadi, banyak urusan yang Jakarta dan Jabar miliki. Jadi kalau sekiranya ada masalah bisa diselesaikan dengan baik," Anies menambahkan.
Menurut Anies, banyak hal yang mereka bahas dalam pertemuan tersebut.
"Ya pertanian, transportasi, lingkungan hidup, pengelolaan air. Kita memang tidak membicarakan secara spesifik program A, B, C. Tapi lebih banyak beliau bercerita hal-hal apa yang perlu menjadi perhatian kita," kata Anies.
Baca Juga: Begini Suasana Jelang Kedatangan Raja Salman di DPR
Berita Terkait
-
Gara-gara Tolak Cuti, Ahok Dianggap Cemen oleh Tim Anies
-
Anies-Sandi Dorong Bawaslu Proses Pemalsu Suket Pengganti e-KTP
-
PDIP: Kemenangan Ahok-Djarot di Putaran Pertama Patahkan Isu SARA
-
Partai Pendukung Ahok Belajar dari Gagal Menang Satu Putaran
-
Titiek Soeharto Membelot Dukung Anies, Apa Kata Golkar?
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Kronologi Pemudik Terjebak di Jalan Sawah Sleman Akibat Google Maps, Antrean Panjang Tak Terhindar
-
Puncak Arus Balik dari Jogja Pertama Terlewati, Gelombang Kedua Diprediksi Akhir Pekan
-
Bocor! China Bikin Peta Laut hingga Indonesia untuk Hadapi AS di Perang Dunia III
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
Terkini
-
Gubernur DKI Tunggu Keputusan Pusat soal WFH ASN untuk Efisiensi BBM
-
Australia Lumpuh, SPBU Kehabisan BBM Imbas Perang Iran
-
KPK Panggil Ulang Gus Yaqut Hari Ini, Ada Apa Setelah Status Penahanan Kembali ke Rutan?
-
Iran Ajak Negara Arab Bersatu Bentuk Pakta Pertahanan Berbasis Al Quran
-
Noel Mau Ikutan Yaqut untuk Ajukan Pengalihan Penahanan, KPK: Kewenangan Hakim
-
Pramono Anung Tegaskan Kebijakan WFA bagi ASN DKI Berlaku hingga 27 Maret
-
Awal Retaknya Hubungan Trump - Netanyahu, Skenario Rahasia Mossad yang Gagal
-
Nasib Selat Hormuz dan Pasokan Minyak Dunia Bergantung Pada Respon Iran Terhadap Proposal AS
-
ASN Jakarta Malas Kerja Usai WFA Siap-siap Disanksi, Pramono Anung: Tak Ada Keringanan!
-
Puncak Arus Balik dari Jogja Pertama Terlewati, Gelombang Kedua Diprediksi Akhir Pekan