Raja Arab Saudi, Salman bin Abdul Aziz Al Saud, Megawati Soekarnoputri, Puan Maharani, Joko Widodo [Biro Pers Istana]
Kemarin di Istana Kepresidenan Bogor, Raja Arab Saudi, Salman bin Abdul Aziz Al Saud, hanya bisa ketemu cucu Bung Karno, Puan Maharani. Hari ini, keinginan Raja Salman untuk bisa ketemu putri dan cucu presiden RI pertama akhirnya kesampaian.
Di Istana Jakarta, siang tadi, Raja Salman bertemu Megawati Soekarnoputri dan Puan.
Pertemuan yang berlangsung kurang lebih 15 menit tersebut berlangsung di Istana Merdeka. Dalam pertemuan, Presiden Joko Widodo juga hadir.
Pertemuan berlangsung penuh keakraban. Mereka sempat foto bareng.
Usai pertemuan, Puan mengungkapkan bahwa Raja Salman mengapresiasi penyambutan yang dilakukan Pemerintah Indonesia.
“Saya merasa bahwa sambutan Presiden Joko Widodo kepada Raja Arab Saudi apalagi bisa bertemu dengan anak dan cucu Presiden Sukarno ini merupakan suatu bentuk sejarah yang semakin erat dengan Arab Saudi,” kata Puan mengutip pernyataan Raja Salman.
Dalam pertemuan tadi, Raja Salman menceritakan hubungan antara Raja Arab Saudi terdahulu dengan Presiden Sukarno.
Ketika itu, Sukarno membuatkan tempat tidur khusus untuk Raja Arab Saudi.
“Jadi menceritakan bahwa waktu itu Raja Saudi ada yang bertemu dengan Bung Karno, ini yang tadi kita bicara nggak tahu Raja Saudi yang mana, bahwa Raja Faisal atau Abdullah. Kemudian pada kesempatan itu raja yang mau datang ke Jakarta karena tinggi besar sekali nggak ada tempat tidur yang cukup, nah Bung Karno selaku arsitek membuat tempat tidur khusus untuk raja tersebut, rajanya lupa, sepanjang dua meter. Sekarang tempat tidur itu ada di Istana Bogor,” ujar Puan.
Puan mengatakan Sukarno dan Raja Arab Saudi punya hubungan yang baik hal itu terpelihara sampai sekarang.
“Ini menunjukkan bukti bahwa hubungan antara Arab Saudi dengan Indonesia, Sukarno dengan Raja Faisal sangat erat, saya tentu saja menyempatkan diri untuk bertemu anaknya Bung Karno untuk melanjutkan hubungan ini,” kata Puan menirukan ucapan Raja Salman.
Di Istana Jakarta, siang tadi, Raja Salman bertemu Megawati Soekarnoputri dan Puan.
Pertemuan yang berlangsung kurang lebih 15 menit tersebut berlangsung di Istana Merdeka. Dalam pertemuan, Presiden Joko Widodo juga hadir.
Pertemuan berlangsung penuh keakraban. Mereka sempat foto bareng.
Usai pertemuan, Puan mengungkapkan bahwa Raja Salman mengapresiasi penyambutan yang dilakukan Pemerintah Indonesia.
“Saya merasa bahwa sambutan Presiden Joko Widodo kepada Raja Arab Saudi apalagi bisa bertemu dengan anak dan cucu Presiden Sukarno ini merupakan suatu bentuk sejarah yang semakin erat dengan Arab Saudi,” kata Puan mengutip pernyataan Raja Salman.
Dalam pertemuan tadi, Raja Salman menceritakan hubungan antara Raja Arab Saudi terdahulu dengan Presiden Sukarno.
Ketika itu, Sukarno membuatkan tempat tidur khusus untuk Raja Arab Saudi.
“Jadi menceritakan bahwa waktu itu Raja Saudi ada yang bertemu dengan Bung Karno, ini yang tadi kita bicara nggak tahu Raja Saudi yang mana, bahwa Raja Faisal atau Abdullah. Kemudian pada kesempatan itu raja yang mau datang ke Jakarta karena tinggi besar sekali nggak ada tempat tidur yang cukup, nah Bung Karno selaku arsitek membuat tempat tidur khusus untuk raja tersebut, rajanya lupa, sepanjang dua meter. Sekarang tempat tidur itu ada di Istana Bogor,” ujar Puan.
Puan mengatakan Sukarno dan Raja Arab Saudi punya hubungan yang baik hal itu terpelihara sampai sekarang.
“Ini menunjukkan bukti bahwa hubungan antara Arab Saudi dengan Indonesia, Sukarno dengan Raja Faisal sangat erat, saya tentu saja menyempatkan diri untuk bertemu anaknya Bung Karno untuk melanjutkan hubungan ini,” kata Puan menirukan ucapan Raja Salman.
Komentar
Berita Terkait
-
PSI Lampung Siaga Satu Sambut Jokowi, Siapkan Agenda Besar Bareng Relawan Gibran
-
Agenda Keliling Indonesia Jokowi, Pengamat Nilai Ada Target Politik 2029
-
Jokowi Siap Safari Politik, Partai Besar Wajib Waspada Basis Suara Digoyang Demi PSI
-
Sambil Terisak, Megawati Tegaskan Indonesia Haramkan Hubungan Diplomatik dengan Israel
-
Aktivis Sebut Jokowi Idap Megalomania dan Waham Kebesaran soal IKN: Ada Gangguan Kejiwaan
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati
-
Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah
-
Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu
-
Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend