Suara.com - Wakil Ketua Dewan Pakar Partai Golongan Karya (Golkar) Siti Hediati Hariadi menegaskan, tetap tidak mau mengikuti keputusan partainya untuk mendukung Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat (Ahok-Djarot).
Siti yang akrab disapa Titiek Soeharto itu mengungkapkan, dirinya tetap memilih memberikan dukungan kepada pasangan kandidat nomor urut tiga Anies Baswedan-Sandiaga Uno (Anies-Sandi) pada putaran kedua pemilihan kepala daerah (pilkada), April 2017.
Mantan istri Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto ini berkukuh tidak bersalah, meski keputusan politiknya bersebrangan dengan Partai Golkar.
"Saya tidak bersalah. Saya juga tidak melanggar. Saya menentukan pilihan pribadi, dan sudah diputuskan bahwa akan memilih pasangan kandidat pemimpin yang menurut agama saya baik,” tukas Titiek, Kamis (2/3/2017).
Titiek memunyai alasan kuat untuk berkukuh tidak bersalah dan melanggar aturan partai. Pertama, dirinya tidak mengampanyekan Anies-Sandi secara terbuka kepada kader-kader Partai Golkar.
Kedua, kata dia, pernyataan mendukung Anies Sandi dilakukan tanpa menyertakan atribut apa pun partai berlambang pohon beringin tersebut.
Titiek menuturkan, sikap seperti itu bukan kali pertama terjadi di Partai Golkar. Ia memisalkan petinggi Partai Golkar Agung Laksono yang berseberangan dengan keputusan partai pada masa Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI tahun 2014.
"Kok sekarang saya dipersoalkan? Kalau partai ingin memanggil saya, ya panggil saja. Saya tidak memunyai maksud apa-apa. Saya menentukan atas dasar ketetapan hati dan sebagai orang Islam,” tandasnya.
Baca Juga: Sheila Gandeng Ressa Herlambang Tembangkan Lagu Cinta
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret
-
Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah
-
Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan
-
Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR
-
DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru
-
Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!
-
Pengendara Motor Tewas di Koridor 9 Slipi, Manajemen Transjakarta Pastikan Kecelakaan Tunggal