Suara.com - Seorang nenek di Semarang, Jawa Tengah, dipaksa mengemis oleh sang cucu. Aksi pemaksaan tersebut, terekam dalam video amatir yang lantas menjadi viral di media sosial Instagram, setelah diunggah akun terkenal @lambe_turah, Senin (6/3/2017).
Akun tersebut mengunggah video itu menjadi empat bagian. Secara keseluruhan, video itu menggambarkan seorang nenek berpakaian kebaya lusuh menyetorkan sejumlah uang hasil mengemis kepada pria yang diduga cucunya.
"Dekat kantor saya ada seorang pengemis tua yang biasa mangkal di lampu merah RSUP Kariadi Semarang. Setelah saya sering mengamati, ternyata nenek ini dipaksa mengemis oleh cucunya sendiri, " tulis @lambe_turah sebagai keterangan video, seturut netizen yang melaporkan hal itu kepadanya.
”Saya tidak tega, sampai saya ikuti gerak-gerik nenek ini, sering juga saya melihat nenek ini mengeluh capek tapi tetap dipaksa oleh cucunya untuk mengemis. Sedangkan cucunya hanya menunggui neneknya mengemis, " terangnya lagi.
”Setiap pukul 12 siang, nenek ini setoran kepada cucunya. Si nenek diberikan waktu satu jam untuk beristirahat, sebelum disuruh kembali mengemis. Kalau neneknya tidak mau, si cucu memaksa, " tambahnya.
Hingga berita ini diunggah, video tersebut sudah ditonton satu juta orang. Netizen yang tak tega, lantas beramai-ramai menautkan video tersebut kepada sejumlah dinas terkait, termasuk Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.
Ganjar secara cepat merespons pengaduan melalui media sosial itu. Ia lalu mengirim pesan kepada akun @lambe_turah untuk meminta informasi terkait sang nenek.
Baca Juga: Demokrat Tak Fokus ke Putaran Dua Pilkada DKI Jakarta
"Alhamdulillah, Terima kasih pak @ganjar_pranowo semoga cucu si mbah bisa diberi peringatan," tulis @lame_turah, sembari mengunggah potongan pesan Ganjar yang masuk ke akunnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi
-
Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia
-
Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook
-
MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang
-
Tebus Kekecewaan Insiden LCC MPR, Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak Dapat Beasiswa Kuliah ke China
-
Wamen PANRB Dorong Kolaborasi Lintas Instansi Perkuat Program Sekolah Rakyat
-
PRT Benhil Tewas Usai Lompat dari Lantai 4, Tim Advokasi Ajukan 6 Tuntutan ke Polisi
-
Divonis 4 Tahun Bui, Korupsi Pendidikan di Masa Pandemi Perberat Hukuman Ibam
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
BGN Sebut MBG Gerakkan Ekonomi Hingga Rp16,8 Miliar per Hari di Kalbar