Dewi Palapa (41), ingin beri Raja Salman kado, Senin (6/3/2017) [suara.com/Luh Wayanti]
Dewi Palapa (41), diamankan polisi di depan Hotel St. Regis, Nusa Dua, Bali, Senin (6/3/2017) sekitar pukul 12.30 Wita. Dia diamankan karena tiba-tiba datang dan mengaku untuk memberikan kado kepada Raja Arab Suadi, Salman bin Abdul Aziz Al Saud, yang sekarang sedang istirahat di hotel tersebut.
"Namun sebelum sampai masuk dia sudah diamankan oleh petugas. Katanya dia mau memberi kado kepada Raja Salman," kata anggota polisi.
Perempuan yang mengaku berasal dari Kecamatan Datuk Bandar Timur, Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara, datang dengan mengenakan busana yang didominasi warna putih dan memakai topi warna merah.
Pengamanan terhadap Raja Salman sangat ketat. Tanpa izin Kerajaan Arab, siapapun dilarang mendekatinya. Saking ketatnya pengamanan, agenda liburan Raja Salman di Bali pun dirahasiakan.
Setelah mengamankan Dewi Palapa, petugas memeriksa kado yang dia bawa. Kado tersebut kemudian dibuka dan isinya ternyata sebuah laptop. Saat ini, barang tersebut sedang diperiksa tim Gegana Polda Bali.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat, Polda Bali, AKBP Hengky Widjaja mengatakan perempuan tersebut saat ini sedang diperiksa. Petugas memotret Dewi dan mengambil sidik jari.
"Kado yang katanya mau diberikan kepada Raja Arab itu ternyata isinya laptop. Dan laptop ini sudah diamankan oleh tim kami," katanya.
Hengky mengatakan laptop tersebut terbungkus kardus dan dilapisi plastik kresek warna putih.
Dewi akan dilakukan tes kejiwaan untuk memastikan dia baik-baik saja.
"Kami akan tes kejiwaannya dulu. Apakah dia ini mengalami gangguan jiwa atau bagaimana," kata Hengky. [Luh Wayanti]
"Namun sebelum sampai masuk dia sudah diamankan oleh petugas. Katanya dia mau memberi kado kepada Raja Salman," kata anggota polisi.
Perempuan yang mengaku berasal dari Kecamatan Datuk Bandar Timur, Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara, datang dengan mengenakan busana yang didominasi warna putih dan memakai topi warna merah.
Pengamanan terhadap Raja Salman sangat ketat. Tanpa izin Kerajaan Arab, siapapun dilarang mendekatinya. Saking ketatnya pengamanan, agenda liburan Raja Salman di Bali pun dirahasiakan.
Setelah mengamankan Dewi Palapa, petugas memeriksa kado yang dia bawa. Kado tersebut kemudian dibuka dan isinya ternyata sebuah laptop. Saat ini, barang tersebut sedang diperiksa tim Gegana Polda Bali.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat, Polda Bali, AKBP Hengky Widjaja mengatakan perempuan tersebut saat ini sedang diperiksa. Petugas memotret Dewi dan mengambil sidik jari.
"Kado yang katanya mau diberikan kepada Raja Arab itu ternyata isinya laptop. Dan laptop ini sudah diamankan oleh tim kami," katanya.
Hengky mengatakan laptop tersebut terbungkus kardus dan dilapisi plastik kresek warna putih.
Dewi akan dilakukan tes kejiwaan untuk memastikan dia baik-baik saja.
"Kami akan tes kejiwaannya dulu. Apakah dia ini mengalami gangguan jiwa atau bagaimana," kata Hengky. [Luh Wayanti]
Komentar
Berita Terkait
-
Ingin Kampung Haji Sukses, Danantara Gaet Perusahaan Arab Saudi
-
Harry Kane akan Kaya Raya jika Terima Tawaran Klub Arab Saudi, Gaji Dua Kali Bayern Munich
-
Fakta di Balik Pembangunan Kampung Haji Indonesia, Apa Untungnya Buat Jemaah?
-
Cristiano Ronaldo Diprediksi Akhiri Aksi Mogok, Siap Bela Al Nassr Akhir Pekan Ini
-
Toni Kroos: Tanpa Ronaldo, Tidak Ada yang Nonton Liga Arab Saudi
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Potret Masalah Pangan Jakarta Jelang Ramadan, Apa Saja?
-
Saksi Kasus Suap Ijon Bekasi, Istri H.M Kunang Dicecar KPK Soal Pertemuan dengan Pengusaha Sarjan
-
Jaga Stabilitas Harga Daging Jelang Ramadan di Jakarta, Dharma Jaya Impor Ratusan Sapi
-
Santunan Korban Bencana Sumatra Disalurkan, Mensos Sebut Hampir Seribu Ahli Waris Terbantu
-
PDIP Sebut 100 Persen Warga Indonesia Bisa Mendapatkan BPJS Gratis, Begini Kalkulasinya
-
Adu Mulut Menteri Keuangan dan Menteri KKP Bikin PDIP Geram: Jangan Rusak Kepercayaan Pasar!
-
Wamensos Agus Jabo Cek Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen di Sragen
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Korban Penganiayaan di Cengkareng Kini Dilaporkan Balik Pelaku
-
Pemerintah Kucurkan Dana Tunggu Hunian Rp600 Ribu Per Bulan, Pembangunan Huntap Capai 15.719 Unit
-
Sengketa Lahan Bendungan Jenelata di Gowa, BAM DPR Desak Penyelesaian yang Adil bagi Warga