Suara.com - Untuk pertamakalinya dalam dua dekade terakhir, Korea Selatan meningkatkan bayaran kepada para pembelot Korea Utara atas informasi rahasia yang mereka berikan.
Kali ini, Korea Selatan mengiming-imingi uang senilai 217.000-860.000 dollar AS kepada pembelot Korea Utara yang memberikan informasi rahasia Korea Utara kepada Korea Selatan.
"Jumlah sebesar itu diberikan kepada mereka yang memiliki informasi intelijen dan pengetahuan yang memperkuat keamanan Korea Selatan," demikian dilaporkan kantor berita Yonhap.
"Salah satu alasan terbesar mengapa warga Korea Utara enggan membelot karena mereka takut tidak bisa hidup layak setelah datang ke Korea Selatan. Rencana kenaikan bayaran ini bisa menepis kekhawatiran itu," kata seorang pejabat Kementerian Unifikasi Korea Selatan.
Korea Selatan juga sangat berminat mendapatkan informasi mengenai perlengkapan militer Korea Utara dan oleh karena itu Selatan mengimingi tentara-tentara Utara untuk membelot sembari membawa informasi sistem persenjataan Utara.
Langkah Korea Selatan ini ditempuh menyusul pembunuhan Kim Jong Nam, kakak tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, yang diduga dibunuh agen-agen Korea Utara yang memperalat dua perempuan Indonesia dan Vietnam untuk mengakhiri hidup Jong Nam dengan zat beracun mematikan, VX. (Antara)
Berita Terkait
-
Kim Jong Un Tiba-tiba Senggol Jepang: Negara yang Kalah Perang di Asia
-
Kim Jong Un Ketar-ketir Tahu Kapal Selam Nuklir Korea Selatan: Korut Harus Tambah Senjata!
-
Viral! Jingkrak-jingkrak dan Tangis Pemain Klub Korut Saat Bertemu Kim Jong-un
-
Korea Utara Dilanda Kekeringan Parah, Kim Jong-un Malah Ambil Keputusan Ekstrem
-
Sosok Kim Ju Ae: Putri Kim Jong Un yang Digadang Jadi Presiden Perempuan Pertama Korut
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan
-
Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos
-
Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban
-
Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi
-
Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik
-
Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?
-
Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo
-
Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis
-
Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura
-
Rantai Hingga Alat Bor Jadi Bukti, Ini Sederet Alat Siksa Penyekapan di Percetakan Senen