Suara.com - Untuk pertamakalinya dalam dua dekade terakhir, Korea Selatan meningkatkan bayaran kepada para pembelot Korea Utara atas informasi rahasia yang mereka berikan.
Kali ini, Korea Selatan mengiming-imingi uang senilai 217.000-860.000 dollar AS kepada pembelot Korea Utara yang memberikan informasi rahasia Korea Utara kepada Korea Selatan.
"Jumlah sebesar itu diberikan kepada mereka yang memiliki informasi intelijen dan pengetahuan yang memperkuat keamanan Korea Selatan," demikian dilaporkan kantor berita Yonhap.
"Salah satu alasan terbesar mengapa warga Korea Utara enggan membelot karena mereka takut tidak bisa hidup layak setelah datang ke Korea Selatan. Rencana kenaikan bayaran ini bisa menepis kekhawatiran itu," kata seorang pejabat Kementerian Unifikasi Korea Selatan.
Korea Selatan juga sangat berminat mendapatkan informasi mengenai perlengkapan militer Korea Utara dan oleh karena itu Selatan mengimingi tentara-tentara Utara untuk membelot sembari membawa informasi sistem persenjataan Utara.
Langkah Korea Selatan ini ditempuh menyusul pembunuhan Kim Jong Nam, kakak tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, yang diduga dibunuh agen-agen Korea Utara yang memperalat dua perempuan Indonesia dan Vietnam untuk mengakhiri hidup Jong Nam dengan zat beracun mematikan, VX. (Antara)
Berita Terkait
-
Korea Utara Dilanda Kekeringan Parah, Kim Jong-un Malah Ambil Keputusan Ekstrem
-
Sosok Kim Ju Ae: Putri Kim Jong Un yang Digadang Jadi Presiden Perempuan Pertama Korut
-
Efek Perang Iran: Kim Jong Un Makin Yakin Nuklir Adalah Kunci Selamat
-
Siapa 0,07 Persen Rakyat Korea Utara Pemberani yang Tolak Kim Jong Un?
-
Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Balai TNGM Catat 60 Pendaki Ilegal Gunung Merapi dalam Setahun, Haus Validasi-FOMO Jadi Pemicu
-
Nasib Juri LCC MPR Kalbar Usai Viral: Dinonaktifkan, Kini Dibidik Sanksi Berat
-
Babak Baru Korupsi DJKA: KPK Telusuri Aliran Dana dari Sudewo ke Eks Staf Ahli Menhub
-
LCC MPR Diulang, Gibran Beri Tips Debat ke Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral
-
Asyik Main Game dan Merokok Saat Rapat, Anggota DPRD Jember Disidang Gerindra Besok
-
Tuding MPR Hanya Ingin Selamatkan Citra, FSGI: Anak Bakal Jadi Korban Jika Final LCC Kalbar Diulang
-
Bisik-bisik Trump Saat Salaman Erat dengan Xi Jinping, Pakar Etika Bilang Begini
-
Hantavirus Strain Andes Bisa Menular Antar Manusia, Tapi Harus Kontak Erat dan Lama
-
Pesan Xi Jinping Saat Bertemu Donald Trump, Singgung Hubungan China dan AS
-
Dinkes DKI Ungkap Penyebab Keracunan 252 Siswa Usai Santap MBG di 3 SDN Kawasan Cakung