Ahmad Dhani ditemui di Masterpiece Family Karaoke & Bistro, Sarinah, Jakarta Pusat, Selasa (14/2/2017) malam [suara.com/Ismail].
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono mempersilakan anggota masyarakat yang merasa terganggu dengan cuitan musisi Ahmad Dhani di akun Twitter untuk melapor. Cuitan Ahmad Dhani yang dimaksud yaitu: "Siapa saja yg dukung Penista Agama adalah Bajingan yg perlu di ludahi muka nya - ADP."
"Kan lebih bagus ada aduan masyarakat, sebagai dasar untuk melakukan kegiatan penyelidikan. Kalau ada laporan kan lebih memudahkan, karena SOP (standar operasional prosedur)-nya seperti itu ya," kata Argo di Polda Metro Jaya, Rabu (8/3/2017).
Meski kasus tersebut sebenarnya bisa langsung diselidiki tim Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, kata Argo, jika laporan dari masyarakat tentu akan semakin memudahkan polisi menelusuri kasus.
Ketika ditanya, bagaimana jika nanti pengacara terdakwa kasus dugaan penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) melapor?
"Ya silakan," katanya.
Cuitan mantan calon wakil bupati Bekasi tersebut saat ini ditelusuri penyidik. Tapi, untuk sekarang, Argo belum dapat menyimpulkan apakah termasuk pelanggaran pidana atau bukan.
"Nanti tergantung penyelidikan ya, baru bisa ditentukan kalau ada yang bisa menyimpulkan," kata dia.
"Kan lebih bagus ada aduan masyarakat, sebagai dasar untuk melakukan kegiatan penyelidikan. Kalau ada laporan kan lebih memudahkan, karena SOP (standar operasional prosedur)-nya seperti itu ya," kata Argo di Polda Metro Jaya, Rabu (8/3/2017).
Meski kasus tersebut sebenarnya bisa langsung diselidiki tim Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, kata Argo, jika laporan dari masyarakat tentu akan semakin memudahkan polisi menelusuri kasus.
Ketika ditanya, bagaimana jika nanti pengacara terdakwa kasus dugaan penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) melapor?
"Ya silakan," katanya.
Cuitan mantan calon wakil bupati Bekasi tersebut saat ini ditelusuri penyidik. Tapi, untuk sekarang, Argo belum dapat menyimpulkan apakah termasuk pelanggaran pidana atau bukan.
"Nanti tergantung penyelidikan ya, baru bisa ditentukan kalau ada yang bisa menyimpulkan," kata dia.
Argo mengatakan penyidik akan mengundang tim ahli untuk menganalisisnya.
Setelah kasus tersebut heboh, Ahmad Dhani kembali membuat komentar di Twitter yang semakin membuat sebagian menjadi perhatian netizen. Dia mengaku meminta maaf, tetapi minta maaf kepada yang disebutnya sebagai majelis penista agama.
"Mohon Maaf saya kepada Majelis Penista Agama, jika cuitan saya di anggap menyakitkan - ADP."
Ahmad Dhani merupakan tersangka dalam kasus dugaan penghinaan Presiden Joko Widodo.
Komentar
Berita Terkait
-
Alasan Ahmad Dhani Tutupi Perselingkuhan Maia 20 Tahun, Ogah Ketiga Putranya Malu di Sekolah
-
Serang Balik Maia Estianty, Ahmad Dhani Unggah Bukti Laporan KDRT Palsu
-
Ahmad Dhani Ungkap Fakta soal Perceraian dengan Maia Estianty: Saya yang Talak Tiga!
-
Ahmad Dhani Tamatan Apa? Ini Riwayat Pendidikan Suami Mulan Jameela
-
Akun Instagram Hilang, Ahmad Dhani Lapor ke Mabes Polri: Ini Ulah Orang Penting
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?
-
Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat
-
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan
-
Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs
-
Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!
-
BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto