Suara.com - Seorang wanita Australia dan kekasihnya yang berkebangsaan Inggris divonis penjara oleh Pengadilan Negeri Denpasar, Bali, karena dinyatakan bersalah membunuh seorang polisi lalu lintas (polantas) di pulau Dewata tersebut.
Kedua terpidana itu, seperti dilansir AFP, Senin (13/3/2017), ialah Sara Connor dan kekasihnya yang juga berprofesi sebagai disc jockey (DJ) David Taylor. Sara (46) divonis empat tahun penjara, dan David (34) dijatuhi hukuman enam tahun berada dalam terungku Indonesia.
Keduanya dinilai bersalah karena mengeroyok Polantas Aipda I Wayan Sudarsa di Pantai Kuta, Bali, bulan Agustus tahun 2016.
Dalam persidangan, David berkukuh tidak bersalah karena dirinya hanya membela diri saat terlibat perkelahian dengan Sudarsa. Ia mengakui, menyerang Sudarsa karena mencurigai sang polisi mencuri tasnya.
David yang dikenal dengan sebutan DJ Nutzo ini menuturkan, tidak bermaksud membunuh Sudarsa. Sara, sang kekasih, juga berkukuh tidak terlibat apa pun dalam perkelahian tersebut.
Namun, majelis hakim meyakini kedua warga negara asing itu bersalah berdasarkan bukti-bukti yang diajukan jaksa penuntut umum.
Keduanya dianggap merasa bersalah karena setelah kejadian itu, David maupun Sara berupaya menghilangkan identitas Sudarsa. Salah satunya adalah, merusak kartu identitas sang polisi.
"Kedua terdakwa terbukti menyerang korban secara bersama-sama, menyebkan 42 titik luka, sehingga menyebabkan kematian," tegas Ketua Majelis Hakim I Made Pasek.
Terkait keputusan itu, David memastikan tidak mengajukan upaya banding. Sementara Sara menyatakan pikir-pikir dan diberikan waktu sepekan untuk memutuskan mengajukan banding atau tidak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Bukan Sekadar Rusak! Misteri Galian Kabel Jadi Biang Kerok Jalan Margasatwa Raya Bolong Terus
-
Feri Amsari Curiga Banyak Kasus Korupsi Dimunculkan oleh Kekuasaan
-
Program Makan Bergizi Gratis Tuai Pujian UNICEF: Jangkau 60 Juta Orang, Sasar Masa Depan Papua
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Sepihak, Pasien Gagal Ginjal Terkendala Cuci Darah: Ini Alasannya
-
Pakar Beberkan Alasan KPK Kehilangan Masa Keemasannya
-
Alarm Nasional! Siswa SMP Bom Molotov Sekolah, Komisi X Panggil Mendikdasmen Bahas Radikalisme
-
Amanah Bangsa Palestina di Balik Prabowo Boyong Indonesia ke BoP, Mengapa?
-
Kuasa Hukum Bupati Jember Beberkan Hak Finansial Wabup Capai Hampir Setengah Miliar
-
Pelaku Usaha Butuh Kepastian Regulasi, Para Pakar Ini Soroti Profesionalisme Penegakan Hukum
-
Prabowo Punya Rencana Mundur? Dino Patti Djalal Bocorkan Syarat Indonesia Gabung BoP