Suara.com - Politisi PDI Perjuangan Maruarar Sirait menilai Wali Kota Ridwan Kamil pantas diusung maju ke pilkada gubernur Jawa Barat periode 2018-2023. Ridwan Kamil dinilai memiliki kriteria yang dibutuhkan untuk menjadi pemimpin Jawa Barat.
"Saya melihat secara langsung ke bawah atau ke masyarakat dan saya mendengar, masyarakat mengharapkan perubahan. Dan untuk perubahan itu, harus ada pemimpin yang berani dan teruji, dan menurut saya Ridwan Kamil adalah orangnya," kata Maruarar di Grand Sahid Jaya Hotel, Jalan Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (22/3/2017).
Menurut Maruarar sosok Ridwan Kamil sudah teruji. Itu terlihat dari prestasinya selama memimpin Kota Bandung. Ridwan Kamil, katanya, pemimpin yang inovatif.
"Kenapa dia, karena dia Pancasilanya teruji, pluralismenya teruji, tamatan ITB, dan dia support Persib untuk menjadi klub sepak bola yang bagus, yang baik. Juga, tata kota yang bagus," kata Maruarar.
Tapi, apakah PDI Perjuangan kelak akan mengusung Ridwan Kamil, Maruarar menyerahkan kepada partainya soal itu.
"Saya serahkan ke partai, apapun keputusannya, saya mendukung. Saya melihat itu, dan saya yakin dari berbagai survei paling tinggi dia (Ridwan)," katanya.
Mengenai siapa tokoh yang pantas mendampingi Ridwan Kamil ke bursa pilkada Jawa Barat, Maruara belum dapat memastikan.
Ketika ditanya bagaimana dengan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi yang selama ini juga sohor di Jawa Barat, Maruarar belum mau komentar.
"Saya belum tahu," kata dia.
Ridwan Kamil merupakan tokoh non partai. Ketika maju ke Kota Bandung 1, dia diusung Gerindra dan PKS.
Lima belas bulan sebelum pilkada Jawa Barat, Partai Nasional Demokrat sudah lebih dulu deklarasi mengusung Ridwan Kamil, mendahului partai lain.
Berita Terkait
-
Asyik Joget di Kelab Malam, Lisa Mariana Teriakkan Nama Aura Kasih dan Ridwan Kamil
-
Klarifikasi Ayu Aulia soal Rahim Diangkat, Bukan Cuma Karena Faktor Dihamili Bupati R
-
Ayu Aulia Ngaku Cuma Halu Dihamili Pejabat: Kan Keren Kalau Hamil sama Bupati
-
Ngaku Dihamili Ridwan Kamil hingga Bupati Bintan, Ayu Aulia Minta Maaf: Itu Cuma Halusinasi
-
Ayu Aulia Ngaku Ridwan Kamil yang Menghamilinya, Netizen Ungkap Sejumlah Kejanggalan
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI