Suara.com - Pebalap veteran Movistar Yamaha, Valentino Rossi, mengaku puas finis posisi ketiga pada balapan seri pembuka MotoGP 2017 di Sirkuit Losail, Qatar, Minggu (26/3/2017) malam waktu setempat atau Senin dini hari WIB.
Dalam balapan yang sempat ditunda selama 45 menit, akibat lintasan basah pasca hujan, Rossi memulai start dari posisi 10. Selepas start, pebalap berusia 38 tahun ini merangsek naik ke posisi ketujuh.
Pada lap keempat, dia menyalip pebalap Repsol Honda, Dani Pedrosa. Rossi pun mulai mendekati para pebalap yang ada di barisan depan (front row), seperti Johann Zarco, Marc Marquez, Andrea Dovizioso, Andrea Iannone, dan Maverick Vinales.
Terjatuhnya Zarco dan Iannone pada lap ketujuh dan ke-10 jadi keuntungan bagi Rossi, karena membuatnya berada di posisi keempat pada lap 11.
Satu lap berikutnya, Rossi berhasil menyalip salah satu musuh bebuyutannya dari tim Repsol Honda, Marc Marquez.
Dia sempat berusaha memperebutkan posisi utama. Namun, masalah teknis yang berada di ban depannya, membuatnya urung memaksakan diri dan harus puas di posisi ketiga di belakang Vinales dan Dovizioso.
"Memulai musim dengan meraih podium selalu luar biasa, dan ini lebih baik dari tahun lalu--posisi keempat," kata Rossi, seperti dikutip dari Crash, Senin (27/3/2017).
"Saya memulai musim dari periode yang sangat buruk berdasarkan hasil tes pramusim dingin, khususnya sejak November, sejak di Valencia saat mencoba motor baru, saya tidak merasa nyaman," lanjutnya.
"Saya harus mengucapkan terima kasih luar biasa kepada Yamaha dan seluruh kru, karena sepanjang periode ini saya selalu merasa mendapatkan dukungan dan kepercayaan luar biasa."
Baca Juga: Hasil Lengkap MotoGP Qatar, Klasemen Pebalap dan Pabrikan
"Di akhir-akhir perlombaan saya berharap Dovi mengalami banyak masalah dengan ban belakang soft-nya, tapi saya juga punya masalah dengan bagian depan."
"Jika saya memaksakan, dan membuat kesalahan, saya pasti akan sangat marah. Jadi, bagi saya podium (ketiga) ini sangat penting," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Irak Ikut Terseret dalam Konflik Iran-AS-Israel, Tegaskan Tutup Wilayah Udara
-
Adian Napitupulu Kecam Agresi AS-Israel ke Iran: Board of Peace atau Board of War?
-
Rencana Mediasi Prabowo di Iran Tak Realistis, Dino Patti Djalal: Itu Bunuh Diri Politik!
-
Profil Masoud Pezeshkian, Presiden Iran Berlatar Belakang Dokter Perang
-
Rusia Desak AS dan Israel Hentikan Agresi Terhadap Iran di Sidang PBB
-
Ali Khamenei Gugur, Tugas Pemimpin Tertinggi Iran Diambil Alih Dewan Sementara
-
Debat ICW: PSI dan Perindo Soroti Ketergantungan Industri Ekstraktif dan Sponsor Politik
-
Debat ICW: Desak Politisi Lepas Pengaruh Bisnis demi Cegah Konflik Kepentingan
-
Debat ICW vs Politisi Muda: Soroti Larangan Pebisnis Ekstraktif Duduk di Legislatif
-
Audiens Debat ICW Kritik Jawaban Normatif Politisi dan Desak Reformasi Antikorupsi