Suara.com - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional pada 4 April 2017 akan menyelenggarakan seminar bertajuk Peran Kebudayaan Dalam Pembangunan di kantor Bappenas, Menteng, Jakarta Pusat.
Direktur Pendidikan Tinggi, IPTEK, dan Kebudayaan Bappenas Amich Alhumami mengatakan pentingnya seminar ini untuk menempatkan kebudayaan sebagai bagian dari pembangunan.
Negara-negara, seperti Jepang, Korea Selatan, Cina, dan Taiwan, katanya, sudah lebih dulu mampu mengakselerasi pembangunan sosial dan ekonomi berbasis kebudayaan, dengan melakukan kapitalisasi atas nilai-nilai dan kekayaan budaya melalui proses modernisasi.
"Apalagi Indonesia memiliki beragam suku, ras, adat istiadat, budaya, bahasa dan agama. Ini bisa menjadi modal dasar untuk mendorong tumbuh kembang menjadi negara yang luar dan unggul bukan malah jadi rentan konflik," kata Amich di kantor Bappenas, Jakarta Pusat, Kamis (30/3/2017).
Menurut Amich kebudayaan harus menjadi salah satu modal berharga yang berkontribusi pada pembangunan nasional dengan menekankan hubungan erat dan saling terkait antara kebudayaan dan pembangunan.
"Jadi pembangunan selama ini kan hanya dimaknai pembangunan ekonomi saja. Padahal nggak, pembangunan itu luas. Kebudayaan juga ada di dalamnya tapi masih minim. Nah di seminar ini akan kita tonjolkan kalau kebudayaan punya peran besar juga untuk pembangunan," ujarnya.
Dalam seminar nanti pemerintah akan meminta masukan para praktisi arah kebijakan kebudayaan yang tepat bagi Indonesia.
"Apa yang tepat kebijakannya agar kebudayaan ini juga bisa membangun Indonesia menjadi lebih baik lagi," katanya.
Tag
Berita Terkait
-
Bappenas Siapkan Rp56,3 Triliun untuk Bangun Kembali Wilayah Terdampak Bencana di Sumatera
-
Purbaya Kritik Bappenas soal Anggaran Banjir Sumatra: Diketok Sedikit Biar Kerja Lebih Cepat
-
Garap Hilirisasi Susu Nasional, Perkebunan Kandangan Gandeng Bappenas Siapkan Model Terpadu
-
Bappenas Luncurkan RAPPP 20252029, Babak Baru Percepatan Pembangunan Papua
-
Bioekonomi Jadi Strategi Kunci Transformasi RI 2045, Apa Itu?
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Isu Sanksi AS Usai Indonesia Borong Rudal BrahMos Rp 5,9 Triliun, Pakar Buka Suara
-
Menteri HAM Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS, Minta Polisi Usut Tuntas
-
Cegah Defisit Dampak Perang, Prabowo Lirik Jurus Pakistan: Pangkas Gaji Pejabat hingga WFH
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Mudik Aman dan Nyaman, BPJS Kesehatan Sediakan Layanan Gratis Bagi Pemudik
-
Siti Maimunah: Perlawanan Perempuan di Lingkar Tambang Adalah Politik Penyelamatan Ruang Hidup
-
Jusuf Kalla Ingatkan Dampak Perang Iran-Israel, Subsidi Energi dan Rupiah Terancam