Suara.com - Calon gubernur Jakarta nomor tiga Anies Baswedan mengatakan timnya tidak akan memberikan pelatihan kepada relawan yang akan dikerahkan menjadi saksi di tempat-tempat pemungutan suara pada putaran kedua pilkada Jakarta, 19 April 2017. Pasalnya, mereka sudah mendapatkan pelatihan jelang putaran pertama pilkada.
"Sekarang tinggal mengaktifkan ulang dan jalankan. Nanti ketika menjelang pelaksanaan akan kami kabari lagi ya," kata Anies di Jalan Karya, Kramatjati, Jakarta Timur, Selasa (4/4/2017).
Anies mengatakan persiapan tim untuk mengikuti putaran kedua jauh lebih ketat dibanding pada putaran pertama. Bahkan, kata dia, jumlah saksi di setiap tempat pemungutan suara ditambah.
"Pasti kita akan ada di setiap TPS dari lima sampai sepuluh orang yang akan mengawal," kata Anies.
Sementara itu, tim sukses pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) - Djarot Saiful Hidayat pada Minggu (2/4/2017) memberikan pembekalan kepada 30 ribu lebih relawan sebelum menjadi saksi di TPS.
Pada waktu itu, Ahok menjelaskan persoalan-persoalan yang sekarang muncul dan Ahok meminta mereka untuk membantu mengklarifikasi.
Selain itu, Ahok juga mengatakan gagasan untuk menjadikan 30 ribu saksi tersebut menjadi agen di masyarakat untuk membantu pemerintah menjalankan program.
"Anda selesai pilkada sudah itu putus, nggak ada silaturahim, ngapain jadi saksi? Cuma dapat uang begitu-begitu saja kok, ya kan? Kami tidak mau itu. Kami ingin bapak-ibu jadi agen-agen kami, supaya silaturahim tetap sama," kata Ahok di JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat.
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG
-
Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri
-
Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati
-
KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi
-
Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis
-
Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret
-
Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah
-
Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan