News / Internasional
Selasa, 04 April 2017 | 19:47 WIB
Dinding dan lantai bermosaik misterius ditemukan di selatan Prancis. Penemuan ini dinilai sebagai jejak Kota Ucetia yang hilang. [Denis Gliksman/INRAP]

Suara.com - Arkeologis menemukan sebuah kompleks bangunan kuno yang ditaburi mosaik misterius, di selatan Prancis. Diduga, bangunan itu adalah bagian dari Kota Ucetia, yang telah lama dinyatakan hilang pada peta sejarah.

Philippe Cayn, arkeolog dari French National Institute for Preventive Archaeological Research (INRAP), mengungkapkan timnya sementara ini menemukan area seluas 4.000 meter persegi yang dipenuhi bangunan bermosaik aneh.

"Kami memprakirakan bangunan dan mosaik aneh ini sudah berusia 2.000 tahun. Kami akan meneliti, apakah ini adalah bagian kota Ucetia yang legendaris tersebut, seperti yang disebutkan dalam sejumlah prasasti Romawi kuno di Prancis," tutur Philippe, seperti  dilansir Sciencealert.com, Senin (3/4/2017).

Penemuan arkeologis ini, kata dia, cukup  unik. Sebab, timnya tak menemukan satu pun artefak kecuali dinding-dinding dan lantai bermosaik aneh.

Arkeolog kali pertama menemukan lokasi tersebut berdasarkan prasasti bertuliskan "Vcetiae" (Ucetia) di Kota Nimes, Prancis, yang juga merupakan kota kuno.

"Ucetia sebenarnya kota yang usianya lebih tua, atau sudah ada sebelum penaklukkan Romawi atas Prancis. Dalam dokumen sejarah, Romawi mengakui takjub atas teknologi orang-orang Ucetia," tutur Phillipe.

Untuk diketahui, Ucetia merupakan kota dengan arsitektur bernilai seni tinggi. Selain itu, teknologi yang mereka pakai juga tergolong canggih pada eranya.

Baca Juga: Mau Diperiksa, Teman Sandiaga ke Amerika, Polisi Tanya Imigrasi

Bahkan, sejumlah ilmuwan mengatakan, penduduk Kota Ucetia adalah pihak yang kali pertama menemukan teknik membangun jembatan di atas air seperti yang banyak dibangun negara-negara modern kekinian

Load More