Suara.com - Rapat Paripurna DPR menyetujui 7 nama komisioner KPU dan 5 nama komisioner Bawaslu, Kamis (6/4/2017). Sebelum disetujui, Ketua Komisi II DPR Zainuddin Amali melaporkan hasil uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test calon komisioner KPU-Bawaslu.
Dalam kesempatan ini, Amali menyampaikan sejumlah klarifikasi terkait proses seleksi ini. Klarifikasi pertama terkait beredarnya informasi di masyarakat seolah-olah DPR tidak ingin melakukan uji kepatutan dan kelayakan.
Bahkan, sambungnya, terkesan DPR RI menahan bahkan menyandera supaya tidak terjadi pemilihan anggota KPU. Selain itu tuduhan anggapan Bawaslu dan KPU-Bawaslu sekarang harus diperpanjang dengan menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang.
"Dalam forum paripurna ini saya ingin menyanpaikan tdiak ada niat sedikit pun dari Komisi II untuk tidak memproses atau menyandera apa yang disampaikan presiden," kata Amali dalam pidatonya.
Klarifikasi kedua, mengenai adanya kabar Komisi II enggan melakukan fit and proper test karena menunggu proses rancangan Undang-Undang Pemilu dan keinginan memasukan unsur parpol pada komisioner KPU dan Bawaslu.
"Saya klarifikasi tidak ada niat atau keinginan fraksi-fraksi untuk memasukan itu ke DIM yang ada di pansus RUU Pemilu," kata Politikus Golkar ini.
"Dengan adanya hasil rapat paripurna hari ini terbantahlah apa yang jadi tuduhan di masyarakat luas," tambahnya.
Setelah memberikan klarifikasi ini, Amali menyampaikan hasil uji kelayakan dan kepatutan calon komisioner KPU-Bawaslu.
Nama-nama yang lolos seleksi komisioner KPU adalah Pramono Ubaid Tanthowi, Wahyu Setiawan, Hasyim Asy'ari, Ilham Saputra, Viryan, Evi Novida Ginting Manik, dan Arief Budiman. Sedangkan Bawaslu adalah Ratna Dewi Pettalolo, Mochamad Afifuddin, Rahmat Bagja, Abhan, dan Fritz Edward Siregar.
Baca Juga: Komisi II Jadi Lakukan Uji Kelayakan Komisioner KPU dan Bawaslu
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut
-
Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang
-
Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19
-
Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps
-
Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli
-
Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir
-
Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Aturan Baru! Polisi Bisa Paksa Warga Serahkan Password HP, Menolak Siap-siap Masuk Bui
-
Bukan Rudal Iran, Anak Benjamin Netanyahu Jadi Target Pembunuhan Warga AS