Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencegah Inayah, istri siri Andi Agustinus atau Andi Narogong, tersangka kasuse-KTP, ke luar negeri.
Pencegahan terhadap wanita cantik tersebut mulai berlaku sejak tanggal 6 April 2017 lalu setelah sebelumnya KPK mengirim surat ke Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.
"Terkait penyidikan e-KTP dengan tersangka AA, KPK meminta Imigrasi mencegah dua orang saksi untuk enam bulan ke depan, salah satunya Inayah (Swasta), terhitung sejak 6 April 2017," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jalan Bungur Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (10/4/2017).
KPK melakukan penggeledahan di rumah Inayah beberpa waktu lalu di Kawasan Tebet, Jakarta Selatan. Penggeledahan dilakukan KPK setelah menangkap dan menetapkan Andi Narogong sebagai tersangka dalam kasus e-KTP.
Dari rumah Inayah, KPK menyita mobil dan sejumlah dokumen, termasuk dokumen keuangan.
Terkait kasus e-KTP, Inayah sudah diperiksa penyidik KPK pada tanggal 5 April 2017 lalu. Dia diperiksa untuk mendalami penggeledahan dan terkait dokumen yang didapat dari rumahnya.
Selain Inayah, KPK juga mencegah seorang wiraswasta lainnya, Raden Gede. Sama seperti Inayah, Raden juga berkaitan dengan penggeledahan di kawasan Tebet beberapa waktu lalu.
Kata Febri pencegahan terhadap saksi dilakukan untuk memudahkan penyidik jika sewaktu-waktu keterangan mereka diperlukan.
Baca Juga: Polda Enggan Jamin Tunda Pemeriksaan Anies-Sandi Usai Pilkada
Tag
Berita Terkait
-
Kakak Andi Narogong Mengaku Tak Tahu Banyak Soal e-KTP
-
Pernah Bertemu Andi Narogong? Setya Novanto Cuma Tertawa
-
Terima Duit e-KTP? Anas Urbaningrum: Daun Jambu Saja Tidak Terima
-
Istri Siri Andi Narogong Diperiksa KPK soal 2 Mobil Mewah
-
Pengacara Andi Narogong Bantah Kliennya Atur Saksi di Persidangan
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Ilmuwan Ungkap Molekul Tersembunyi Fitoplankton, Kunci Siklus Karbon Laut
-
Hari Ini, 35 Ribu Pemudik Tinggalkan Jakarta dari Gambir dan Pasar Senen
-
Jakarta Gelar Car Free Night di Sudirman-Thamrin Saat Malam Takbiran
-
Wamen HAM Soroti Perbedaan Informasi Polri-TNI dalam Kasus Penyiraman Andrie Yunus
-
Afghanistan Rayakan Idulfitri Hari Ini, Hilal Telah Terlihat di Beberapa Provinsi
-
Tradisi 200 Tahun, Ribuan Jemaah Syattariyah Nagan Raya Rayakan Idul Fitri Hari Ini
-
Arab Saudi Tetapkan 1 Syawal 1447 H Tanggal 20 Maret 2026, Indonesia Tunggu Sidang Isbat
-
Koalisi Sipil Desak Tersangka Prajurit TNI Kasus Andrie Yunus Diadili di Peradilan Umum
-
Perantau Bangka Belitung Bahagia Mudik Gratis Pakai Kapal Perang TNI AL
-
Babak Baru Kasus Air Keras Aktivis KontraS: Siapkah TNI Bongkar Dalang atau Cuma Cari Kambing Hitam?