Samsul Huda, Pengacara tersangka Andi Agustinus atau Andi Narogong membantah kliennya menggelar pertemuan untuk mengatur para saksi yang ingin memberikan keterangan di muka persidangan. Kata Samsul, Andi tidak punya kepentingan untuk mengatur saksi kasus dugaan korupsi proyek pengadaan kartu tanda penduduk berbasis elektronik tersebut.
"Tidak ada, sekali lagi Andi tidak punya kepentingan untuk ngatur saksi. Tidak ada kaitannya juga dengan yang berkembang di pengadilan, Miryam Haryani nyabut BAP (Berita Acara Pemeriksaan) dan sebagainya tidak ada," katanya usai mendampingi Andi dalam pemeriksaan di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (4/4/1017).
Pada saat ditangkap satuan petugas khusus Penyidik KPK, Andi bersama dengan kakaknya Dedi Priono sedang bertemu di restoran, Kawasan Tebet, Jakarta Selatan. Selain itu, ada juga kolega Andi yang berasal dari Korea.
"Tapi tidak ada kaitannya dengan e-KTP," kata Samsul.
Dan terkait pemeriksaan hari ini, Samsul menjelaskan bahwa kliennya ditanya seputar identitasnya saja. Kata dia, untuk pendalaman materi pemeriksaan belum ditanyakan Penyidik KPK kepada kliennya.
"Masih belum (materi). Masih seputar BAP pertama terkait dengan identitas, riwayat hidup, dan sebagainya, belum masuk perkara, dan menjelaskan waktu dia dijemput pertama kemarin," kata Samsul.
Sementara terkait kedekatan Samsul dengan Novanto, Samsul belum bisa menjelaskannya. Dia hanya menjelaskan terkait penggeladahan di rumah istri sirih Andi di Tebet, Jakarta Selatan. Dimana KPK menyita sejumah dokumen pencatatan keuangan yang berkaitan dengan aset Andi serta aliran dananya.
"Nggak ada, itu bisnis istrinya saja, karena istrinya pengusaha rekanan juga di Mabes Polri kalau nggak salah. Yang disita kemarin baru soal mobil, beberapa dokumen misalnya buku bank, itu saja," katanya.
Baca Juga: Geledah Rumah Andi Narogong, KPK Sita Mobil dan Dokumen
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Karangan Bunga Hitam Putih Dedi Mulyadi Jadi Sorotan di Balai Kota
-
Bos Blueray Cargo Dituntut 3 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Pejabat Bea Cukai
-
Polda Metro Jaya Tegaskan Penanganan Kasus Roy SuryoDokter Tifa Sesuai Prosedur KUHAP
-
Ancaman Donald Trump Dibalas, Iran Siapkan Angkatan Bersenjata di Garis Depan
-
Pengamat Sebut Masa Depan Politik Gibran Sangat Bergantung pada Pengaruh Jokowi
-
Pemadaman Listrik Berakhir! PLN Umumkan Pasokan Mulai Stabil
-
Polisi Siagakan 3.761 Personel Gabungan untuk Amankan Aksi di Monas dan Gedung DPR
-
Richard Muljadi Ditangkap Kasus Apa? Cucu Konglomerat Buronan Kejaksaan Terancam 8 Tahun di Bui
-
Aduh! Perdamaian AS - Iran Terancam Beratakan karena Ancaman Donald Trump
-
Jakarta HUT ke-499, Gubernur Soroti Masalah Sampah di Tengah Perayaan di Monas