Komisi Pemberantasan Korupsi membenarkan kejadian penyiraman air keras yang menimpa Penyidik senior Novel Baswedan pada Selasa (11/4/2017) pagi. Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua KPK Laode M Syarief saat dikonfirmasi kebenaran informasi tersebut.
"Benar, katanya habis shubuh tadi, disiram di bagian mukanya," kata Syarief.
Meski begitu, Syarief belum bisa menentukan apa motif dibalik penyiraman tersebut, dan bagaimana kondisi Novel sekarang. Saat ini mata dia, sudah menjalani perawatan di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading, untuk dilakukan pengobatan.
"Sekarang sedang dirawat dirumah sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading. Masoh di IGD, sementara itu dulu ya," katanya.
Sebelumnya dikabarkan, kejadian yang menimpa Penyidik senior KPK tersebut terjadi setelah Novel pulang salat dari Mesjid dekat rumahnya dikelapa gading. Pada saat itu, dua orang yang tidak dikenal tersebut langsung menyiramkan air keras ke muka Novel.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 6 Sunscreen Pencerah di Indomaret yang Worth It Masuk Keranjang Belanja
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Prabowo Bakal Hadiri Puncak Harlah ke-28 PKB, Seluruh Pimpinan Parpol Diundang!
-
Di Depan Komisi X DPR, Mahasiswa UI Sebut Pemilihan Rektor Kini Disetir Menteri
-
Klaim Bakal Diikuti 1 Juta Massa, Mitra MBG akan Demo di Patung Kuda, Ini 4 Tuntutannya
-
KPK Pantau Pemulihan Gus Yaqut, Hasil Medis Besok Jadi Kunci Kelanjutan Kasus Haji
-
Gus Ipul Minta Kepala Sekolah Rakyat Utamakan Empati, Integritas, dan Anti-Bullying
-
KY Siap Usut Dugaan Pelanggaran Etik 4 Hakim yang Vonis Nadiem Makarim 10 Tahun Penjara
-
92 WN Tiongkok Pelaku Penipuan Investasi Dideportasi, Dicekal Masuk Indonesia Seumur Hidup
-
Bahas Isu Global Bersama PM Singapura, Prabowo Tegaskan ASEAN Utamakan Diplomasi
-
Calon Manajer Kopdes Berhak Tolak Latsarmil, Tak Boleh Didiskualifikasi
-
Bongkar Penembak Ibu Hamil di Papua, Yusril Beri 'Lampu Hijau' Komnas HAM Lakukan Investigasi