Suara.com - Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan telah dipindahkan dari Rumah Sakit Mitra Keluarga, Kelapa Gading, Jakarta Utara ke RS Jakarta Eye Center, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (11/4/2017) sekitar pukul 14.00 WIB.
Pemindahan Novel ke rumah sakit lain itu untuk mendapatkan penanganan optimal karena penglihatan kedua matanya semakin memburuk.
Menurut pantauan Suara.com, sebelum diangkut menggunakan mobik ambulans bernomor politik B1195 UIX, Novel ditandu menggunakan kursi roda.
Seluruh wajah Novel terlihat dibalut oleh perban. Saat keluar dari pintu belakang, Novel hanya menunduk.
Pemindahan Novel ke RS Jakarta Eye Center juga mendapatkan pengawalan ketat dari aparat kepolisian. Ambulans yang ditumpangi Novel dikawal satu mobil Patroli.
Sejumlah tokoh sempat mengejuk Novel yang mengalami luka bakar di bagian wajah. Tokoh-tokoh yang menengok Novel di antaranya ialah Wakil Ketua KPK, Laode Muhammad Syarif, dan Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Selain itu, Juru Bicara Kepresidenan Johan Budi, dan dua mantan Ketua KPK, Abraham Samad serta Taufiqurahman Ruki, juga datang menjenguk.
Untuk diketahui, Novel disiram air keras di Jalan Deposito, usai salat Subuh berjemaah di Masjid Al Ikhsan, RT3/RW10, Pegangsaan dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Diduga pelaku penyiraman air keras berjumlah dua orang yang menggunakan sepeda motor jenis matik. Polisi hingga kekinian belum bisa mengungkap pelaku dan motif penyiraman air keras tersebut.
Baca Juga: Novel Diteror, DPR Usul Pengamanan Penyidik KPK Dikaji Ulang
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
KSPI Boikot May Day di Monas, Tagih Janji Presiden soal RUU PPRT
-
Gubernur Pramono Lantik Serentak 11 Pejabat DKI: Syafrin Liputo Resmi Jadi Wali Kota Jaksel
-
Drama 13 Hari Siswi SMK Bekasi Hilang Usai Diusir Ibu, Berhasil Dilacak Lewat Sinyal HP
-
Bukan Cuma Fisik, Chat Mesum Termasuk Kekerasan Seksual: Pakar Soroti Kasus Mahasiswa UI
-
Tuduh Jubir KPK Sebar Fitnah Soal Sitaan Barang, Faizal Assegaf Lapor ke Dewas
-
Aktivis Sambut Seruan Dasco: Persatuan Nasional Lebih Krusial daripada Opini Disharmoni
-
Solusi Macet Jakarta? DKI Bangun Flyover Latumenten dan Bintaro Puspita Hingga 2030
-
Pemprov DKI Siap Siaga Hadapi KLB Keracunan Pangan, Perketat Pengawasan MBG di Sekolah
-
Sandiaga Uno Sebut Ekonomi Hijau Kunci Utama Ciptakan Lapangan Kerja Masa Depan
-
Ngaku Jadi Korban 'Deepfake' AI, Rismon Sianipar Bantah Fitnah Jusuf Kalla: Itu Video Rekayasa!