Suara.com - Calon wakil gubernur Jakarta petahana nomor urut dua Djarot Saiful Hidayat tak sulit menjawab pertanyaan tentang terobosan untuk mencegah penyakit, bukan cuma mengobati. Djarot mengatakan selama ini pemerintah di bawah Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot sudah menjalankannya.
"Program yang sudah kami kerjakan adalah ketuk pintu layani dengan hati. Puskeemas sebagai garis terdepan layanan kesehatan harus tekankan preventif dan promotif. Setiap saat petugas datang ke rumah warga, apakah ada TBC, diare, dan lain-lain," kata Djarot diacara debat pamungkas di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, malam ini.
Kedua, dengan membangun sanitasi yang baik lewat program bedah rumah sekaligus dengan sanitasi yang baik.
Tiga, dengan mengefektifkan PKK untuk memberikan penyuluhan ke masyarakat yang rentan penyakit menular.
"Ini sudah kami lakukan," katanya.
Sekarang, kata Djarot, pemerintah punya data valid tentang keluarga rentan kena penyakit menular.
"Ini akan memudahkan kami untuk layani warga apabila kena penyait dan tinkatkan kualitas kesehatan. Kami juga bangun RPTRA di masing-masing wilayah. Setiap RW nanti akan ada RPTRA yang padat penduduk," kata dia.
Tema debat putaran kedua yaitu Dari Masyarakat untuk Jakarta yang terdiri dari kesenjangan dan keadilan sosial, penegakan hukum, dan bonus demografi.
Subtema debat putaran kedua menyangkut persoalan transportasi, tempat tinggal, reklamasi, pelayanan publik berupa pendidikan dan kesehatan, serta UMKM atau dunia usaha.
Moderator acara debat yaitu Ira Koesno.
Pilkada Jakarta akan diselenggarakan pada 19 April 2017. Pilkada diikuti pasangan Ahok-Djarot dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.
Tag
Berita Terkait
-
Dedi Mulyadi Akui Marketnya Makin Luas Gara-Gara Sering Ngonten, Mau Nyapres?
-
Jatuh Bangun Nasib Ridwan Kamil: Gagal di Jakarta, Kini Terseret Isu Korupsi dan Perselingkuhan
-
Tim RIDO Laporkan KPU ke DKPP dan Minta Pemungutan Suara Ulang, Anies: No Comment!
-
Pilkada DKI: El Rumi Pilih Dharma-Kun, Soroti Masalah Kabel Listrik
-
Cak Lontong 'Ronda' Amankan Suara Pramono-Rano di Masa Tenang Pilkada
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
J.C. STAFF Garap Anime Wound & Bandage, Romcom Putri Yakuza dan Pengasuhnya
-
Polri Siap Hadapi Perlawanan Febrie Adriansyah Lewat Praperadilan Kasus Korupsi dan TPPU
-
Timnas Indonesia vs Singapura: Awas Ketajaman Striker Berdarah Pacitan
-
5 Sepatu Lari Mills Terbaik untuk Pemula dan Maraton, Nyaman Dipakai Latihan hingga Race
-
Kata-kata Jordi Amat Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam di Piala AFF 2026
-
Aparat Kewalahan, Massa Duduki Gerbang Kejagung dan Hadang Jalan Panglima Polim
-
Flare Merah Menyala di Kejagung, Massa Mahasiswa Bawa Keranda Bertuliskan 'Febrie'
-
DPR RI Murka! Korban Curanmor di Bekasi Malah Diteror Sindikat, Polisi Diminta Bergerak Cepat
-
Pilih Gabung Ducati, Pedro Acosta Ogah Pakai Motor KTM yang Tak Kompetitif
-
Organisasi Indonesia Tionghoa Ikut Tingkatkan SDM, Gandeng Lemhanas Siapkan Beasiswa Hingga S3