News / Metropolitan
Selasa, 05 Mei 2026 | 15:55 WIB
Ilustrasi pembacokan (Unsplash.com Aleksey Oryshchenko)
Baca 10 detik
  • Tim gabungan Polres Jakarta Barat dan Polda Metro Jaya menangkap pelaku pembacokan terhadap pegawai pabrik di Cengkareng.
  • Insiden pembacokan terjadi pada Senin (4/5/2026) akibat selisih paham karena senggolan fisik saat korban berjalan kaki.
  • Korban bernama Ahmad meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka senjata tajam yang dibawa oleh pelaku.

Suara.com - Polisi berhasil meringkus pelaku pembacokan terhadap seorang pegawai pabrik roti di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Arfan Zulfan, mengatakan penangkapan dilakukan oleh tim gabungan dari Polres Metro Jakarta Barat dan Jatanras Polda Metro Jaya.

“Sudah ditangkap kemarin, gabungan sama Jatanras Polda kemarin pembunuhnya itu,” kata Arfan saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (5/5/2026).

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, aksi pembacokan dipicu oleh insiden sepele di jalan. Pelaku disebut langsung menyerang korban setelah terjadi senggolan saat berjalan kaki.

“Korban tidak sengaja nyenggol pas jalan kaki. Jadi ada selisih paham, tahu-tahu langsung dibacok,” jelasnya.

Arfan mengaku pihaknya masih mendalami alasan pelaku membawa senjata tajam. Namun dari keterangan awal, senjata tersebut memang selalu dibawa oleh pelaku.

“Belum tahu, tapi memang selalu ada di tubuhnya itu. Intinya sudah dapat itu pelaku, satu orang,” ujarnya.

Saat ini, pelaku tengah diperiksa oleh tim Jatanras Polda Metro Jaya. Polisi juga masih mendalami motif lengkap serta identitas pelaku yang akan diumumkan setelah proses penyidikan lebih lanjut.

“Inisialnya langsung ke Polda, pokoknya kemarin kita gabungan sama Polda,” tandasnya.

Baca Juga: Tak Berkutik! 2 Pelaku Teror Air Keras di Cengkareng Diringkus Usai Aksinya Viral

Sebelumnya, warga Jalan Pendongkelan Belakang, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, dihebohkan oleh peristiwa pembacokan yang terjadi pada Senin (4/5/2026).

Korban, Ahmad (25), warga asal Pandeglang, tewas di tempat setelah mengalami luka serius di bagian kepala akibat sabetan senjata tajam.

Ketua RW 13 Kapuk, Sugiarto, mengatakan dirinya menerima laporan dari warga terkait kejadian tersebut. Saat tiba di lokasi, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa dengan tubuh berlumuran darah.

“Ada warga yang melapor melihat seorang pria sudah dalam kondisi meninggal dengan tubuh berlumuran darah,” ujarnya.

Dari keterangan warga sekitar, korban diketahui merupakan karyawan pabrik roti yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.
 

Load More